Ponticity post authorBob 13 Januari 2021 36

Pangdam XII/Tpr Dampingi Gubernur Lepas Distribusi Vaksin Covid-19

Photo of Pangdam XII/Tpr Dampingi Gubernur Lepas Distribusi Vaksin Covid-19 Pangdam XII/Tpr Dampingi Gubernur Lepas Distribusi Vaksin Covid-19

PONTIANAK, SP - Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mendampingi Gubernur Kalimantan Barat lepas Distribusi Vaksin Covid-19. Pelepasan dilangsungkan di halaman Aula Husada Khatulistiwa Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Rabu (13/1/2021).

Selain Pangdam XII/Tpr turut juga mendampingi Ketua DPRD Provinsi Kalbar, M. Kebing, L, Danlanud Supadio, Marsma TNI Deni Hasoloan Simanjuntak, Danlantamal XII/Pontianak, Brigjen Mar Andi Rukman, Kabid Dokkes Polda Kalbar, Kombes Pol dr. Trisusilo serta Kadiskes Kalbar, dr. Harisson.

Pendistribusian Vaksin Covid-19 tahap pertama ini akan ditujukan untuk tiga wilayah di Kalbar, yaitu Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Mempawah.

Pada tahap pertama ini Kalbar mendapat sebanyak 18.360 dosis. Jumlah tersebut akan dibagi untuk Kota Pontianak sebanyak 10.400 dosis, Kabupaten Kubu Raya 3.480 dosis, dan Kabupaten Mempawah 2.000 dosis. Sisanya, 2.480 dosis disimpan di Dinkes Kalbar sebagai cadangan.

Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., dalam sambutannya mengatakan, penggunaan vaksin sudah mendapat rekomendasi oleh BPOM sehingga sudah dapat digunakan. Ini adalah salah satu ikhtiar di dalam menangani pandemi Covid-19 di Indonesia serta khususnya di Kalbar.

"Hari ini kami melepas vaksin ini untuk digunakan bagi mereka - mereka yang menjadi prioritas utama untuk daerah kabupaten dan Kota sekitar Pontianak," kata Gubernur.

Mantan Walikota Pontianak ini mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian dan TNI yang mengawal distribusi vaksin.

"Kenapa dikawal, ini masalahnya vaksin virus Covid-19, kita pastikan diterima dan disimpan ditempat yang benar memenuhi persyaratan semuanya. Sehingga perlu disiapkan. Untuk kabupaten dan kota yang sudah menerima vaksin supaya penyimpananya betul betul diperhatikan," ujar H. Sutarmidji. (ril)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda