Ponticity post authorKiwi 15 Agustus 2020 13,736

Wali Kota Umumkan Dua Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Warkop Sari Wangi

Photo of Wali Kota Umumkan Dua Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Warkop Sari Wangi

PONTIANAK, SP - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan berdasarkan hasil swab yang dilakukan tim satuan tugas penanganan Covid-19 di warung kopi sari wangi. Didapatkan dua orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Satu warga Kabupaten Kubu Raya dan satunya warga Kota Pontianak Ia menambahkan berdasarkan hasil tersebut mulai Sabtu (15/8) pemerintah Kota Pontianak akan melakukan swab terhadap pemilik warung kopi sari wangi. Kemudian warung kopi sari wangi diminta untuk disterilkan.

"Kepada tim gugus tugas saya perintahkan untuk ditutup sementara (warkop Sari wangi)," ucap Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono pada Sabtu (15/8).

Edi mengingatkan warga yang sering mengunjungi warung kopi untuk waspada. Sehingga di warung kopi tidak menimbulkan kluster baru Covid-19.

Kebijakan mengizinkan pembukaan warung kopi harus juga diiringi dengan pengaturan jarak antar pengunjung. Kemudian warga yang ngopi di warung kopi juga diharapkan disiplin menggunakan masker. Lalu tidak berdesakan dan terlampau lama pada warung kopi.

"Kita akan melakukan swab terus, sampelnya kan ini sari wangi, nanti beberapa warung kopi juga akan kita swab, ini untuk memastikan warung kopi bebas Covid-19," ungkapnya.

Dikatakannya kedua orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di warung kopi tersebut tergolong orang tanpa gejala. Sehingga akan dilakukan isolasi di rusunawa agar tidak menularkan orang lain.

Edi menjelaskan kedua orang tersebut diketahui berbeda meja pada warung kopi. Kemudian pemerintah Kota Pontianak akan melakukan tracing terhadap pemilik warung kopi. Lalu keluarga kedua orang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut juga akan dilakukan penelusuran.

"Kita khawatir anak ini OTG, tapi keluarganya berbahaya kalau ada yang memiliki penyakit bawaan," jelasnya.

Edi menyebutkan setelah kebijakan memperbolehkan makan dan minum ditempat. Geliat perekonomian di Kota Pontianak sudah mulai berjalan. Akan tetapi setiap warga diharapkan tetap waspada dan patuh pada protokol kesehatan.

"Jangan dianggap enteng, supaya jangan sampai ada ledakan gelombang kedua, nanti tidak nyaman," katanya.

Dirinya mengungkapkan sebagian besar pengunjung warung kopi di Kota Pontianak adalah warga Kabupaten Kubu Raya.

Dengan mobilitas yang tinggi antara warga Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Sehingga diharapkan kluster warung kopi tidak meledak.

"Kepada pemilik warung kopi juga harus tetap patuh, lakukan pengawasan dan sementara kita harus sabar serta menahan diri sampai vaksin akan di keluarkan," pungkasnya.(*)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda