Ponticity post authorKiwi 16 September 2020 469

Polisi Gerebek Rumah Penampungan Sepeda Motor Curian

Photo of Polisi Gerebek Rumah Penampungan Sepeda Motor Curian

PONTIANAK, SP – Jajaran Polreta Pontianak berhasil mengungkap tempat penampungan sepeda motor hasil curian di Jalan Putri Candra Midi, Gang Catur Jaya, Kecamatan Pontianak Kota. Di lokasi ini, polisi berhasil menemukan setidaknya 23 unit sepeda motor curian.

23 unit sepeda motor tersebut terdiri dari berbagai jenis dan merk, diantaranya Mio, Vario, Scoppy, Satria F dan Vino. Namun sayang, nomor plat sepeda motor sudah dipreteli pelaku dengan tujuan agar tidak dikenali.

Kapolreta Pontianak, Kombes Pol Komarudin mengatakan, selain mengungkap tempat penampungan motor curian itu, pihaknya juga berhasil menangkap 10 orang pelaku. Enam di antaranya merupakan penadah.

Kejadian ini dianggap Komarudin cukup fantastis. Pasalnya, dari seluruh motor yang diamankan merupakan hasil curian tiga bulan terakhir dengan jumlah 12 tempat kejadian perkara (TKP).

“Berdasarkan keterangan pelaku, ini merupakan hasil curian mereka selama tiga bulan terakhir. Satu kasus di bulan Juli, satu kasus Agustus dan 10 kasus pada September ini,” kata Komarudin, Senin (15/9).

Bukan hanya itu, modus yang dilakukan para pelaku pun terbilang cukup nekat. Pasalnya, mereka bekerja secara berkelompok, paling sedikit dua orang. Nantinya, kelompok ini akan menulusuri lokasi-lokasi yang terdapat kendaraan tidak dikunci stang.

Ketika sudah mendapatkan target kendaraan yang akan dicuri, satu di antara mereka akan mendorong motor tersebut dengan cara distep dan membawanya ke lokasi penampungan. Cara-cara ini terbilang cukup mulus dan mampu mengelabui masyarakat, terbukti dengan tidak ada satupun dari mereka yang ketahuan saat beraksi.

Setelah motor berhasil dibawa ke tempat penampungan, para pelaku ini kemudian melakukan penawaran kepada masyarakat yang ingin membeli motor tanpa identitas melalui WhatsApp. Sembari menunggu pembeli, pelaku lebih dulu membawa motor ke bengkel langganan untuk dibongkar kunci kontaknya dan diganti dengan yang baru.

Menurut keterangan salah seorang pelaku bernama Kamarudin, setidaknya ada dua bengkel yang menjadi langganannya, yakni bengkel yang berada di Jalan Sepakat 2 Ahmad Yani dan bengkel di Pasar Dahlia.

Komarudin menyebutkan, pengungkapan ini berawal dari adanya laporan polisi tanggal 8 September 2020 lalu terkait dengan adanya pencurian di Jalan Tanjung Raya II, kecamatan Pontianak Timur. Dari laporan itu, pihaknya berhasil mengamankan dua orang pelaku, masing-masing berinisial GN dan RG.

“Hasil pengembangan terhadap dua pelaku ini, kami kembali mendapati dua pelaku yang berperan sebagai penadah yakni BY dan KM. Dan hasil pengembangan selanjutnya didapati empat lagi pelaku utama dan dua orang penadah,” kata Komarudin.

Selain 23 unit motor itu, saat ini pihaknya juga tengah melakukan penjemputan enam lagi motor yang sudah dijual oleh para pelaku di wilayah Sintang, Sanggau dan Sambas.

“Barang ini sudah dijual. Namun kami tidak berhenti untuk melakukan pengembangan karena ini cukup fantastis,” tambahnya.

Berkaitan dengan sepeda motor ini, dirinya mempersilahkan masyarakat yang merasa kehilangan motor dapat mengambil kendaraan tersebut ke Polresta untuk dipakai pinjam. Pasalnya. Dari 23 kendaraan terdapat beberapa motor yang tidak memiliki laporan kepolisian.

“Syaratnya hanya dengan membawa bukti pemilikan,” tutupnya. (sms)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda