Ponticity post authorKiwi 18 November 2021

Pengungsi Korban Banjir di Sintang Butuh Kelambu dan Popok Bayi

Photo of Pengungsi Korban Banjir di Sintang Butuh Kelambu dan Popok Bayi Istimewa

PONTIANAK, SP - Presiden Joko Widodo mengirimkan 5.000 paket sembako bantuan untuk warga korban banjir di wilayah Sintang, Kalimantan Barat.  Bantuan ini diserahkan secara simbolis kepada Gubernur Kalbar Sutarmidji.

"Paket bantuan sudah siap, maka yang perlu didiskusikan adalah cara mendistribusikannya supaya lancar dan tepat sasaran," kata Deputi I Bidang Administrasi dan Pengelolaan Istana Kemensesneg Rika Kiswardani, saat rapat koordinasi secara virtual dari Jakarta terkait penyaluran bantuan untuk korban banjir di Sintang, Rabu (17/11).

Disampaikan Rika, bantuan 5.000 paket bantuan tersebut terdiri dari beras lima kilogram, minyak goreng satu liter, gula pasir, teh celup, dan biskuit. Bantuan rencananya sudah bisa didistribusikan pada Jumat (19/11) mendatang.

"Kita akan bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI dan Polri," ucap Rika.

Kepala Biro Administrasi Sekretariat Presiden Sony Kartiko menyampaikan bahwa pengemasan bantuan sudah dilakukan di Pontianak.

"Secara simbolis akan diserahkan ke Gubernur Kalbar," jelasnya.

Selanjutnya, kata Sony Kartiko, truk pembawa bantuan akan langsung bergerak ke Kabupaten Sintang.

"Kami berharap 10 truk yang membawa bantuan bisa lancar menuju lokasi bencana," ujarnya.

Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Sulaiman Agusto menyampaikan bahwa Kodam Tanjungpura sudah membantu pengiriman 35 truk bantuan untuk lima kabupaten.

"Terakhir kami mengirim 546 boks obat-obatan dan vitamin. Kami juga sudah pesan 2.000 selimut, besok saya akan ke Sintang mendampingi Menteri PUPR," terang Mayor Jenderal TNI Sulaiman Agusto.

Di sisi lain, Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Asep Safrudin menyampaikan bahwa korban banjir juga membutuhkan air bersih.

"Kami sudah kirim kendaraan operasional. Ada juga bantuan beberapa tenda dan air bersih. Namun air bersih masih kurang," kata Asep Safrudin.

Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah mengatakan korban banjir yang mengungsi juga memerlukan kelambu, popok bayi dan pembalut wanita.

"Ada warga kami yang mengungsi di kebun karet, karena banjir lalu nyamuk sangat banyak. Kalau bisa dibantu juga kelambu," pinta Yosepha Hasnah mendampingi Bupati Sintang Jarot Winarno dalam rapat virtual tersebut.

Sementara, Gubernur Kalbar Sutarmidji menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan yang diberikan Presiden Joko Widodo. Sejak awal banjir katanya, Pemprov Kalbar juga telah menyalurkan bantuan beras sebanyak delapan ton dari presiden.

“Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat terdampak banjir. Atas nama Pemprov Kalbar kita mengucapkan terimakasih atas bantuan Presiden Joko Widodo,” katanya.

Sutarmidji mengatakan sejauh ini Pemprov Kalbar sudah mengirim bantuan untuk lima kabupaten sebanyak 33 truk dari masyarakat dan Pemprov Kalbar.

"Cadangan beras sudah mulai dikirim. Bantuan Bapak Presiden nanti, setelah barangnya ada akan langsung kami distribusikan ke Kabupaten Sintang," katanya.

Menurut Sutarmidji,  bantuan dari Presiden ini akan dikirimkan ke Kabupaten Sintang karena daerah tersebut menjadi yang paling besar terdampak banjir. Sementara untuk kabupaten lain seperti Kapuas Hulu, Sekadau, Sanggau, dan Melawi akan disalurkan dari bantuan yang sudah tersedia.

Sutarmidji menambahkan, Presiden Joko Widodo juga akan melakukan perbaikan daerah tangkapan air hujan yang berada di Kabupaten Sintang.

"Presiden Joko Widodo selalu memperhatikan itu, beliau juga akan memperbaiki daerah tangkapan hujan di Kabupaten Sintang dan sekitarnya dengan penanaman pohon kembali, penataan kawasan, dan perbaikan lingkungan," jelasnya.

Dalam penanganan banjir, Pemprov Kalbar selalu mengikuti arahan pemerintah pusat dalam hal ini Presiden. Selain itu upaya komunikasi dan sinergi dengan  pemerintah daerah dan seluruh komponen juga terus dilakukan. Sehingga bencana banjir yang saat ini terjadi bisa ditanggulangi secara bersama.

Dirinya juga telah melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat dan menyampaikan daerah yang terdampak banjir bukan hanya Kabupaten Sintang. Akan tetapi juga Kabupaten Kapuas Hulu, Melawi, Sekadau, Sanggau bahkan sebagian Kubu Raya.

"Kita terus berupaya untuk melihat situasi dan kondisi. Besok Menteri PUPR juga akan ke Sintang," tutupnya. (din/ant)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda