Ponticity post authorKiwi 21 Juli 2021

Pertamina Tambah Cadangan Stok LPG 3 Kilogram untuk Kalimantan

Photo of Pertamina Tambah Cadangan Stok LPG 3 Kilogram untuk Kalimantan TAMBAH PASOKAN - Pastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi selama iduladha, Pertamina tambah 339.240 tabung untuk Kalimantan. ISTIMEWA

 

PONTIANAK, SP - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) Kalimantan memastikan kebutuhan pasokan bahan bakar masyarakat tercukupi terutama selama masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat menjelang Iduladha 1442 Hijriah.

Unit Manager Communication dan CSR Pertamina MOR Kalimantan, Susanto August Satria mengatakan seluruh lembaga penyalur Pertamina, mulai dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), agen LPG, Pertashop hingga Fuel/LPG Terminal tetap menjalankan kegiatan operasionalnya secara normal.

“Seluruh lembaga penyalur tetap memberikan pelayanan prima bagi masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Satria, kemarin.

Satria menambahkan, jelang Iduladha 2021 diprediksi akan terjadi peningkatan konsumsi LPG 3 kilogram di Kalimantan sebanyak 2,9 persen dari rata-rata harian normal atau sebanyak 1.172 mt per hari (390.667 tabung per hari) menjadi 1.206 mt per hari (402.000 tabung per hari).

Untuk itu Pertamina telah melakukan langkah antisipasi dengan menambah cadangan stok LPG 3 kilogram hingga 1.018 metric ton (mt) atau sebanyak 339.240 tabung untuk wilayah Kalimantan secara bertahap mulai dari 17 hingga 27 Juli 2021.

"Penambahan cadangan stok LPG 3 kilogram di wilayah Kalimantan, yakni Kalimantan Timur dan Utara sebanyak 93.000 tabung, Kalimantan Selatan sebanyak 66.667 tabung, Kalimantan Tengah sebanyak 52.667 tabung, dan Kalimantan Barat sebanyak 127.000 tabung," jelasnya.

Satria menghimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kilogram ke pangkalan resmi Pertamina karena kualitas dan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Dirinya juga mengajak masyarakat yang mampu agar menggunakan Bright Gas 5 kilogram atau 12 kilogram non subsidi.

Pasalnya menurut ketentuan bahwa LPG 3 kilogram diperuntukkan untuk masyarakat miskin. Sehingga dengan membeli Bright Gas non subsidi, setidaknya masyarakat mampu telah membantu masyarakat miskin secara tidak langsung.

Di sisi lain, untuk ketahanan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) pada masa PPKM Darurat jelang Iduladha juga dipastikan dalam kondisi yang cukup. Hanya terjadi kenaikan konsumsi untuk kelompok produk Gasoil (Pertamina Dex, Dexlite, dan Solar) sebanyak 8 persen dari rata-rata konsumsi harian normal yakni 2.701 KL/hari menjadi 2.929 KL/hari.

“Stok di lembaga penyalur resmi milik Pertamina kami pastikan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan masih mencukupi jika memang diperlukan adanya penambahan pasokan sesuai kebutuhan, agar masyarakat dapat merayakan hari raya Iduladha dengan tenang,” tutup Satria. (din)

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda