Ponticity post authorKiwi 20 September 2020 107

Ekspedisi MKJP Kapuas V Libatkan Mitra BKKBN

Photo of Ekspedisi MKJP Kapuas V Libatkan Mitra BKKBN Tim ekspedisi MKJP Kapuas V tengah memberikan pelayanan KB kepada masyarakat sekitar aliran sungai.

PONTIANAK, SP - Ekspedisi Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Kapuas V Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) perwakilan Provinsi Kalbar direncanakan akan mengunjungi lima kabupaten.

Pelayanan KB Daerah Aliran Sungai (DAS) ini melibatkan mitra kerja BKKBN diantaranya IBI, Polda Kalbar, Perwakilan Kementrian Pertahanan Kalbar, Kodam XII Tanjungpura dan Lantamal.

Sekretaris Pengurus Daerah Ikatan Bidang Indonesia (IBI) Provinsi Kalimantan Barat, Mariyani mengatakan keterlibatan IBI dalam program pelayanan KB DAS sangat penting. Karena keberadaan IBI memang tidak bisa di pisahkan dari pelayanan program Keluarga Berencana (KB).

"Bidan yang mengikuti pelayanan KB DAS harus sudah melaksanakan pelatihan Contraceptive Technology Update (CTU)," ucap Sekretaris Pengurus Daerah Ikatan Bidang Indonesia (IBI) Provinsi Kalimantan Barat, Mariyani pada Minggu (20/9).

Ia menambahkan pelatihan CTU merupakan salah satu pelatihan yang seharusnya diikuti oleh bidan, sebagai salah satu syarat bagi bidan untuk memberikan pelayanan kontrasepsi IUD dan implan.

Ada kriteria tertentu dan pelatihan yang harus di ikuti untuk mendapatkan sertifikasi tersebut.

"Rata-rata bidan yang sudah melakukan pelayanan telah mendapatkan pelatihan CTU," ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan keberadaan bidan yang mengikuti pelayanan KB DAS bertugas memantau dan mengawasi. Kemudian menyampaikan pengarahan kepada bidan yang mengikuti pelayanan. Sehingga bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

"Jadi kita memberikan petunjuk seperti yang sudah di haruskan, paling tidak sesuai dengan yang didapatkan waktu pelatihan," jelasnya.

Dikatakannya sebelum pelaksanaan pelayanan KB DAS pihak IBI telah melakukan rapat koordinasi bersama BKKBN. Dari rapat tersebut telah ditentukan lokasi-lokasi yang akan dituju. Sehingga IBI menyurati wilayah yang akan dikunjungi pelayanan KB DAS.

Seperti pada Kabupaten Kubu Raya, Sanggau, Sekadau, Sintang dan Kapuas Hulu, itu sudah kami koordinasikan semua.

"Dengan anggota IBI yang tersebar di seluruh kabupaten kota sangat membantu dalam pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.

Mariyani menyampaikan saat ini persebaran bidan sudah mencapai daerah terpencil. Hingga pelayanan kepada masyarakat dipastikan akan ada. Termasuk pada daerah yang terpencil sekalipun bisa dipastikan ada bidan. Hanya kemungkinan jarak Polindes yang jauh sehingga masyarakat memilih yang lebih dekat.

"Kita berharap semua masyarakat bisa terlayani, terlebih sekarang transportasi tidak sesulit dulu," pungkasnya. (*)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda