Ponticity post authorBob 23 Januari 2023

Malam Tahun Baru Imlek di Pontianak Aman dan Lancar, Atraksi 26 Naga Siap Meriahkan Cap Go Meh

Photo of Malam Tahun Baru Imlek di Pontianak Aman dan Lancar, Atraksi 26 Naga Siap Meriahkan Cap Go Meh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama Kapolresta Pontianak dan Dandim 1207/Pontianak Kolonel Arh Hendra Roza memantau aktivitas menyambut Tahun Baru Imlek di sejumlah lokasi di Kota Pontianak. Foto : Prokopim Pemkot Pontianak.

PONTIANAK, SP - Malam menyambut Tahun Baru Imlek 2574 di Kota Pontianak berjalan aman dan lancar. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama Kapolresta Pontianak Kombes Pol Adhe Hariadi dan Komandan Kodim 1207/Pontianak Kolonel Arh Hendra Roza memantau langsung aktivitas masyarakat menyambut Tahun Baru Imlek di beberapa titik lokasi. 

Edi mengungkapkan, hasil pemantauan di lapangan masih terbilang normal, meski di beberapa titik terjadi kemacetan terutama di Jalan Gajah Mada, Tanjungpura dan Diponegoro. Terjadinya kepadatan di lokasi tersebut lantaran bertepatan suasana malam minggu dan cuaca yang cerah.

"Apalagi pada malam tahun baru Imlek warga banyak yang ingin menyaksikan kembang api," ujarnya usai memantau aktivitas warga menyambut Tahun Baru Imlek, Sabtu (21/1/2023) malam.

Suasana malam menyambut Imlek tahun ini memang ada perbedaan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya kala pandemi melanda. Hal ini lantaran pembatasan-pembatasan sudah mulai dilonggarkan bahkan mulai berjalan normal sehingga suasana malam menyambut tahun baru Imlek lebih meriah di tahun ini.

"Kita berharap warga yang merayakan Imlek bisa menjalankan ibadahnya dengan aman dan tenang," ucap Edi.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Adhe Hariadi menerangkan, dalam rangka pengamanan perayaan Tahun Baru Imlek, pihaknya menurunkan sebanyak 825 personel dibackup Satuan Brimob, Kodim 1207/Pontianak, Satpol PP Kota Pontianak serta instansi lainnya.

"Para personel tersebar di sejumlah titik untuk menjamin keamanan dan kelancaran pelaksanaan Tahun Baru Imlek," tuturnya.

Hasil pemantauan malam menyambut Tahun Baru Imlek di Kota Pontianak secara umum berjalan aman dan lancar. Meski memang menurutnya terjadi pusat konsentrasi keramaian di sejumlah titik tetapi masih terbilang lancar.

"Kami juga melakukan beberapa penyekatan jalan dan pengalihan arus lalu lintas sehingga semuanya bisa berjalan baik," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan sebanyak lima ribu lampion sudah terpasang untuk menyemarakkan Tahun Baru Imlek 2574 dan Cap Go Meh (CGM) di sepanjang Jalan Gajahmada dan sekitarnya. Festival kuliner juga tengah dipersiapkan untuk menarik sebanyak-banyaknya pengunjung di sepanjang Jalan Diponegoro. 

Setelah dua tahun vakum karena pandemi, kemeriahan CGM rencananya akan kembali hadir lewat Festival Cap Go Meh yang dirangkai menjadi beberapa bagian acara, mulai dari tanggal 30 Januari, puncaknya 5 Februari sampai penutupan 6 Februari mendatang.

Ketua Panitia Festival Cap Go Meh Hendry Pangestu Lim memaparkan, pembukaan rangkaian acara rencananya akan diresmikan oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Jalan Diponegoro, Senin (30/1/2023) nanti. Kemudian diikuti prosesi tradisi membuka mata sebanyak 26 naga di Klenteng Kwan Tie Bio, pada hari Jumat (3/2/2023) pagi.

“Kemudian di tanggal 5 Februari 2023, tepatnya pada hari puncak akan dilaksanakan karnaval naga dan barongsai. Garis awalnya di ujung Jalan Pattimura dan garis akhir di Jalan Budi Karya,” paparnya usai menghadiri rapat koordinasi persiapan CGM belum lama ini.

Karnaval aksi ‘Naga Bersinar’ juga akan dilaksanakan pada malam hari di hari yang sama mulai pukul 19.30 sampai 22.30 WIB. Hendry mengatakan, rangkaian acara akan ditutup dengan pembakaran naga di Yayasan Bhakti Suci Sungai Raya.

“Setelah dibakar maka selesai semua acara Festival Cap Go Meh tahun ini,” imbuhnya.

Sementara itu Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Pontianak Hidayati mengungkapkan, sejumlah masukan dan saran dari berbagai elemen ditampung panitia penyelenggara di bawah koordinasi Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Salah satunya adalah peningkatan kualitas acara di tahun depan. 

“Kami mendukung rangkaian kegiatan ini dan berharap bisa menjadi magnet wisata dari luar daerah. Kedepan akan digelar di banyak titik untuk memecah konsentrasi massa, sehingga lebih meriah,” terangnya usai memimpin rapat koordinasi tersebut.

Geliat perekonomian di Pontianak kian terdorong sesaat setelah dicabutnya status PPKM oleh Presiden Joko Widodo. Namun Hidayati tetap mengingatkan masyarakat agar senantiasa waspada, khususnya ketika berada di tengah kerumunan nanti.

“Meski begitu kami tetap mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat di kerumunan,” tutupnya. (din)

 

 

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda