Ponticity post authorKiwi 26 Februari 2021 483

Air Baku PDAM Pontianak Mulai Terintrusi Air Laut

Photo of Air Baku PDAM Pontianak Mulai Terintrusi Air Laut PENGOLAHAN AIR - Proses pengolahan air bersih di Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perumda Tirta Khatulistiwa, Kamis (25/2).

PONTIANAK, SP - Kadar garam air Sungai Kapuas saat ini sudah mulai meningkat. Namun produksi dan distribusi air bersih masih berjalan normal.  Kondisi air baku Perumda Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak hingga kini juga masih belum menggunakan sumber air baku dari Intake Penepat.

"Saya mengimbau kepada warga untuk bisa menghemat penggunaan air bersih, selain itu tampung air tawar yang ada untuk cadangan," ucap Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono pada Kamis (25/2).

Ia juga meminta Perumda Tirta Khatulistiwa secara rutin melakukan kontrol untuk memonitor kualitas air baku. Sebab menghadapi musim yang tidak menentu, dikuatirkan akan mempengaruhi kualitas air baku Perumda Tirta Khatulistiwa.

"Saya minta Perumda Tirta Khatulistiwa terus memantau kualitas air baku secara rutin," ucapnya.

Sementara itu Direktur Utama Perumda Tirta Khatulistiwa, Ardiansyah menjelaskan, kadar klorida atau garam air baku saat ini masih bersifat fluktuatif. Sungai Kapuas sebagai air baku PDAM sudah mulai mengalami intrusi air laut.

"Bahkan, pagi hingga siang hari kadar garam mengalami kenaikan terutama pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Sungai Jawi Luar Gang Kayu Manis sudah mencapai 1000 ppm," ungkapnya.

Sedangkan pada IPA lainnya, lanjut Ardiansyah, masih di bawah ambang batas. IPA Imam Bonjol yakni sekitar 400 ppm dan IPA Selat Panjang sekitar 400 ppm, termasuk IPA Parit Mayor sekitar 300 ppm.

Sebagai langkah untuk mengantisipasi jika intrusi air laut kian meningkat, pihaknya sudah mempersiapkan Intake Penepat. Uji coba dua pompa juga telah dilakukan dengan kapasitas yang diperoleh sekitar 471 liter per detik.

"Sementara total kapasitas produksi air PDAM dalam kondisi normal sekitar 2.058 liter per detik," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga telah menyelesaikan perbaikan kerusakan pada pipa Penepat. Sehingga dirinya memastikan intake Penepat siap difungsikan.

"Untuk memenuhi kebutuhan air bersih walaupun sifatnya terbatas kami juga mempersiapkan dua reservoir yakni di Perum III dan Boster Wonosobo," terangnya. (din)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda