Ponticity post authorBob 28 Juli 2021

Sidang Lanjutan Kasus Surat Ketarangan Waris, Tergugat Tidak Bisa Hadirkan Saksi

Photo of Sidang Lanjutan Kasus Surat Ketarangan Waris, Tergugat Tidak Bisa Hadirkan Saksi FOTO BERSAMA - Bruder Stephanus Paiman dan penasehat hukum Ordo Kapusin Pontianak foto bersama menjelang sidang lanjutan perkara surat keterangan waris. Ist

PONTIANAK, SP - Sidang Gugatan Perkara Surat Keterangan Waris yang dibuat oleh keluarga Almarhum Pastor Petrus Rostandy di Sukabumi kembali bergulir.

Pada Selasa, 26 Juli 2021, di Pengadilan Negeri (PN) Pontianak. Adapun agendanya adalah mendengarkan keterangan saksi dari tergugat, yang pada kenyataannya tidak bisa menghadirkan saksi ke persidangan.

Majelis Hakim lengkap dengan Ketua Frans Sinaga dan Panitera Irene, sementara penggugat, yaitu dari Ordo Kapusin Pontianak, tampak hadir pengacara Norman dan Jakarianto, sementara Gunawan berhalangan.

Tampak pula Bruder Stephanus Paiman OFM Cap dan para relawan Justice Peace Integrity of Creation (JPIC) The Order of Friars Minor Capuchin OFM Cap (FRKP JPIC), Ia setia memantau jalannya sidang yang sempat membuat berbagai pihak merasa malu karena kasus ini.

Dari pihak tergugat, hadir pengacaranya Fransiskus dan tampak pula Anthony Rostandy bersama seorang yang tidak dikenal.

Sidang dibuka dan terbuka untuk umum. Saat Majelis Hakim bertanya tentang saksi dari tergugat, pengacara Fransiskus menyatakan tidak ada saksi, oleh karena itu, disepakati oleh Majelis Hakim bahwa Senin, 2 Agustus 2021 dengan waktu yang sama yakni Pukul 09.30 WIB. Sidang dengan agenda mendengarkan saksi ahli yang akan dihadirkan oleh penggugat.

Ketua Majelis Hakim mengatakan bahwa para penggugat dan tergugat tak perlu dipanggil lagi, karena sudah sepakat waktunya.

Selesai sidang, Norman mewakili penggugat mengatakan bahwa kesempatan kepada tergugat untuk menghadirkan saksi mereka tidak dipergunakan.

"Maka kami, Senin depan akan menghadirkan 2 saksi ahli, yakni Ahli Hukum Kanonik dan Ahli Hukum Perdata," ungkapnya.

Fransiskus sebagai pengacara tergugat yang setia mendampingi kleinnya mengatakan bahwa, minggu lalu kliennya mengatakan ada saksi, tetapi ternyata Anthony Rostandy membawa satu orang yang tidak mengerti atau tidak ada kaitannya dengan kasus ini.

"Maka dari pada saya ditegur Majelis Hakim, lebih baik saya katakan tidak ada saksi," ujarnya.

Fransiskus sempat mengatakan bahwa pihak penggugat, Senin depan akan menghadirkan saksi ahli, tetapi pernyataan ini ditegur oleh Ketua Majelis Hakim.

“Siapa yang akan menghadirkan saksi ahli, saudara"? Bukan Pak, tetapi mereka," jawab Frans.

“Kalau mereka, biarkan mereka yang menyampaikan, bukan saudara,“ ungkap Ketua Majelis.

Br Stephanus Paiman yang mengikuti persidangan ini dengan setia, hanya tersenyum mendengar perdebatan kecil tersebut. Ia pun menyatakan akan mengalir saja seperti air dalam mengikuti persidang ini.

"Hingga akhirnya, kita mendengarkan putusan majelis hakim nantinya. Apapun putusannya, adalah yang terbaik bagi kita semua dan jika keberatan, masih ada banding ke pengadilan yang lebih tinggi," ungkapnya tersenyum penuh arti. (mul)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda