Ponticity post authorKiwi 28 November 2023

Apresiasi Pengabdian Guru Batas Negara, Disdikbud Kalbar Hadiahkan Guru Honorer Sepeda Motor

Photo of Apresiasi Pengabdian Guru Batas Negara, Disdikbud Kalbar Hadiahkan Guru Honorer Sepeda Motor

PONTIANAK, SP - Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun ini di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menjadi sangat istimewa. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar memberikan kado bagi guru yang telah mengabdi bertahun-tahun di perbatasan negara.

Meries, guru Sekolah Menengah Atas Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, dihadiahi sebuah sepeda motor oleh Kepala Disdikbud Kalbar Rita Hastarita. Sepeda motor itu sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian yang ditunjukkan Meries.

Meskipun hanya berstatus sebagai tenaga honorer Meries dengan tulus ikhlas sejak 2016 lalu mendedikasikan diri bagi anak-anak dibatas negeri. Selama delapan tahun mengajar di SMKN 1 Ketungau Hulu, Meries pun harus berjalan kaki untuk bisa sampai ke sekolah.

Hadiah sepeda motor tersebut langsung diserahkan oleh Kepala Disdikbud Kalbar Rita Hastarita kepada Meries pada Selasa (28/11).

Rita menyebut hadiah sepeda motor itu dalam upaya memberikan apresiasi kepada guru yang telah mendedikasikan diri kepada masyarakat khususnya pada daerah perbatasan.

“Kita pilih Bu Meries karena beliau ini mengajar di Ketungau Hulu daerah perbatasan (negara) di Kabupaten Sintang, dimana beliau ini sehari-hari pergi bekerjanya jalan kaki,” kata Kepala Disdikbud Kalbar Rita Hastarita.

Dirinya menambahkan, dalam aktivitas sehari-hari untuk mengajar di SMKN 1 Ketungau Hulu, Meries harus menempuh jarak sekitar dua kilometer pulang pergi. Sehingga diharapkan dengan hadiah sepeda motor tersebut akan semakin mempermudah dirinya dalam mengajar.

Rita menjelaskan dalam proses penentuan penerima hadiah sepeda motor tersebut pihaknya juga melibatkan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK.

Terutama untuk mencari guru-guru yang berada diperbatasan, pedalaman maupun terpencil yang memiliki kinerja tinggi dan keterbatasan untuk mengajar

“Kita utamakan yang honorer karena bu Meries ini guru honorer dan belum memiliki kendaraaan karena keterbatasan secara finansial jadi untuk mempermudah guru nanti mengajar jadi Bu Meries ini kita berikan kendaraan bermotor,” ungkap Rita.

Dikatakan Rita, sebenarnya terdapat dua kandidat yang masuk untuk mendapatkan hadiah motor tersebut. Akan tetapi satu kandidat yang lain merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sehingga Disdikbud Kalbar menurutnya mengutamakan guru honorer.

“Kami utamakan yang honorer, Bu Meries ini (mengajar) dari 2016 dan masih honorer jadi ini bentuk apresiasi kita kepada guru-guru honorer hadiah motor,” jelas Rita.

Ditempat yang sama, guru penerima hadiah motor Meries mengungkapkan rasa syukur dan senangnya bisa mendapatkan apresiasi dari Kepala Disdikbud Kalbar Rita Hastarita. Ia yang telah mengabdi selama delapan tahun mengakui selama ini memang harus berjalan kaki untuk bisa sampai ke sekolah.

“Saya bersyukur senang bisa mendapatkan apresiasi dari orang yang luar biasa Bu Kepala Disdikbud Kalbar semoga saya bisa tetap semangat belajar dari beliau dalam menjalankan tugas secara khusus untuk mencerdaskan generasi bangsa,” kata Meries.

“Saya mengabdi sudah delapan tahun dari pertama memang di Ketungau Hulu, selama ini jalan kaki ke sekolah,” sambungnya.

Ditambahkan Meries, dirinya sebenarnya merupakan guru agama kristen namun karena keterbatasan guru disekolahnya maka ia harus berangkap beberapa mata pelajaran. Pengabdian tulis ikhlas yang ditunjukkannya semata-mata untuk melihat anak didiknya menjadi orang yang terpelajar.

“Saya ingin melihat anak-anak yang saya ajar mereka menjadi orang-orang yang terdidik terpelajar kemudian menjadi orang yang sukses secara khusus untuk generasi penerus bangsa di daerah perbatasan itu yang membuat saya semangat setiap hari,” pungkasnya. (din)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda