Ponticity post authorKiwi 30 Juli 2021

Pemkot Pastikan Ketersediaan Lahan Pemakaman Mencukupi

Photo of Pemkot Pastikan Ketersediaan Lahan Pemakaman Mencukupi Ilustrasi

 

PONTIANAK, SP - Peningkatan kasus kematian akibat Covid-19 di Kota Pontianak berimbas pada ketersediaan lahan pemakaman. Berdasarkan data hingga saat ini tercatat ada 259 kasus kematian akibat Covid-19 di Kota Pontianak. Meski demikian Pemkot Pontianak memastikan lahan pemakaman masih mencukupi. 

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan saat ini tercatat ada lima hingga 10 kasus kematian akibat Covid-19 dalam sehari. Akan tetapi dirinya memastikan hingga saat ini lahan pemakaman di Kota Pontianak masih mencukupi. Sehingga masyarakat diminta untuk tidak mengkhawatirkan ketersediaan lahan pemakaman.

"Lahan pemakaman di Kota Pontianak masih cukup sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan terkait ketersediaan lahan pemakaman," ucap Edi Rusdi Kamtono pada Kamis (29/7).

Ia menambahkan pihaknya sudah mempersiapkan langkah antisipasi jika kedepannya terjadi krisis lahan pemakaman. Langkah antisipasi tersebut dengan melibatkan yayasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kota Pontianak.

Dia juga menyampaikan sejauh ini belum didapatkan informasi adanya yayasan pemakaman yang menolak penguburan jenazah. Sehingga diharapkan masyarakat tidak mengkhawatirkan ketersediaan lahan pemakaman.

"Untuk pemakaman muslim masih ada di beberapa titik, lalu untuk masyarakat Tionghoa mereka biasa melakukan kremasi sehingga tidak memerlukan lahan yang luas, untuk yang lainnya juga tidak ada masalah," jelas Edi.

Pemkot katanya, juga sudah berencana membuka lahan pemakaman baru sebagai alternatif untuk menambah ruang pemakaman. Karena memang lahan pemakaman saat ini sudah semakin padat seiring tingginya angka kematian. Tetapi rencana tersebut terpaksa ditunda karena pandemi Covid-19 melanda.

"Kita sudah menyiapkan anggaran untuk penataan lahan pemakaman. Namun karena adanya refocusing dan realokasi anggaran penanganan Covid-19 kita harus menunda wacana itu," ungkapnya.

Edi mengingatkan masyarakat akan pentingnya disiplin protokol kesehatan secara ketat dan melakukan vaksinasi untuk menciptakan antibodi guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sehingga angka kematian menurun. 

Dia menyebutkan jika kasus Covid-19 terus bertambah dan penyebaran virus kian meluas. Maka resiko kematian juga akan ikut meningkat sehingga otomatis hal tersebut akan berdampak pada berkurangnya lahan pemakaman di Kota Pontianak.

"Masyarakat kita minta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat," tutupnya. (din)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda