Ponticity post authorBob 30 November 2023

Walikota Pontianak Resmikan Opening Grill and Dimsum Nusantara

Photo of Walikota Pontianak Resmikan Opening Grill and Dimsum Nusantara POTONG PITA - Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono dan Sultan Pontianak Syarif Machmud Melvin Alkadrie meresmikan Opening Grill and Dimsum Nusantara di CS Coffee Jalan WR Supratma, Kamis (30/11).

PONTIANAK, SP - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meresmikan Opening Grill and Dimsum Nusantara di CS Coffee Jalan WR Supratman, Pontianak, Kamis (30/11).

Dalam kesempatan itu, ia mengatakan bahwa pemerintah kota terus berkomitmen untuk mempermudah izin usaha kuliner demi memajukan ekonomi daerah.

“Pemerintah Kota Pontianak selalu memberikan kemudahan bagi UMKM baik itu perizinan maupun keperluan administrasi lainnya. Kami juga menyediakan fasilitas seperti gerobak sampai akses menuju lokasi perdagangan,” ujar Edi.

Ia menjelaskan bahwa slogan Pontianak sebagai kota perdagangan dan jasa sudah melekat dalam identitas Kota Pontianak. Kota yang dikenal dengan kemegahan peristiwa alam di Tugu Khatulistiwa ini memikat wisatawan dengan kuliner dan destinasi wisata lainnya.

"Hal ini menjadi peluang emas bagi pelaku UMKM termasuk kuliner di Kota Pontianak. Khususnya masa-masa pascapandemi, arah ekonomi nasional berpusat pada UMKM," kata dia.

Ia menambahkan saat ini gerai-gerai baru bertransformasi menjadi kawasan kuliner. Semula lahan kosong pun disulap pelaku UMKM menjadi pusat kuliner warga. Fenomena ini ditanggapi Edi sebagai dampak positif terselenggaranya pembangunan perekonomian di Kota Pontianak yang pesat. Terbukti dengan angka pertumbuhan ekonomi sebesar 4,8 persen meski dilanda pandemi, dua tahun silam.

“Pertumbuhan ekonomi ini didapat berkat kerja keras dan dedikasi pelaku usaha, khususnya UMKM, yang berjiwa tangguh dalam menjalankan kehidupan. Semoga dengan pembangunan yang berkelanjutan, Pontianak menuju daerah maju, menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Ia menilai banyak pendatang kemudian menetap di Pontianak dengan motivasi pengembangan karir. Pendatang yang didominasi warga daerah lainnya di Kalbar disambut baik di ibu kota provinsi ini. Bahkan menurutnya, peluang ini tidak boleh disia-siakan masyarakat.

“Menjual hal sederhana saja, di Pontianak bisa laku. Bagaimana jika dijual dengan serius. Tinggal bagaimana kita membina dan memberikan stimulus kepada UMKM serta selalu hadir," kata dia. (ant)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda