PONTIANAK, SP – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat (PWM Kalbar) menggelar Pengajian Pimpinan Ramadhan 1447 Hijriyah sebagai bagian dari rangkaian Syiar Ramadhan tahun ini.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Bermuhammadiyah dari Generasi ke Generasi: Kaderisasi di Zaman yang Berubah.”
Acara akan dilaksanakan pada Jumat, 17 Ramadhan 1447 H bertepatan dengan 6 Maret 2026, pukul 19.00 WIB (setelah Isya berjamaah), bertempat di Aula Ki Bagoes Hadikoesoemo Lantai 7, ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat (ITEKES MU Kalbar).
Hadir sebagai Pembicara 1, Ketua PWM Kalbar Dr. H. Pabali Musa, M.Ag, yang mendampingi Pembicara 2 Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, S.Fil.I., M.P.A., (Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah). Sementara itu, keynote speaker akan disampaikan oleh Rektor ITEKES MU Kalbar, Ns. Haryanto, S.Kep., MSN., Ph.D.
Ketua PWM Kalbar, Dr. H. Pabali Musa, M.Ag, menegaskan bahwa kaderisasi merupakan jantung gerakan Muhammadiyah yang harus terus diperkuat di tengah perubahan zaman.
“Muhammadiyah bisa bertahan dan berkembang hingga hari ini karena sistem kaderisasinya yang hidup. Bermuhammadiyah bukan hanya tentang menjadi anggota, tetapi tentang menanamkan nilai, ideologi, dan komitmen perjuangan dari satu generasi ke generasi berikutnya,” ujar Pabali Musa.
Ia menambahkan, tantangan era digital dan perubahan sosial yang cepat menuntut adanya adaptasi dalam pola pembinaan kader.
“Kita tidak boleh terjebak pada pola lama yang tidak lagi relevan. Kaderisasi harus responsif terhadap perubahan zaman, tanpa kehilangan jati diri dan manhaj perjuangan Muhammadiyah. Di sinilah pentingnya pengajian pimpinan sebagai ruang konsolidasi gagasan dan penguatan visi,” tegasnya.
Menurutnya, pengajian ini bukan sekadar forum seremonial Ramadhan, melainkan momentum strategis untuk mempertemukan pimpinan, kader, dan amal usaha dalam satu frekuensi gerakan.
“Ramadhan adalah bulan tarbiyah. Kita ingin menjadikannya sebagai momentum memperkuat ruh kepemimpinan dan kesinambungan perjuangan. Jika kaderisasi berjalan baik, maka estafet kepemimpinan di persyarikatan, umat, dan bangsa akan tetap terjaga,” tambahnya.
PWM Kalbar mengundang seluruh pimpinan persyarikatan, ortom, pengelola amal usaha, serta warga Muhammadiyah untuk menghadiri kegiatan ini dan menjadikannya sebagai ajang mempererat ukhuwah serta memperdalam komitmen gerakan.
Pengajian Pimpinan Ramadhan 1447 H ini diharapkan mampu melahirkan penguatan visi kaderisasi Muhammadiyah di Kalimantan Barat yang lebih adaptif, berkemajuan, dan tetap berakar pada nilai-nilai Islam berkemajuan. (*)