PONTIANAK, SP - Komitmen MAN 1 Pontianak dalam mewujudkan madrasah yang berwawasan lingkungan kembali ditunjukkan melalui aksi nyata kerja bakti lingkungan yang dilaksanakan pada Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan seluruh unsur madrasah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga para siswa.
Aksi bersih-bersih ini merupakan implementasi langsung dari visi MAN 1 Pontianak, yakni “Terwujudnya Generasi yang Agamis, Berprestasi, dan Cinta Lingkungan.” Setelah berbagai program penguatan karakter keagamaan dan peningkatan prestasi akademik dilaksanakan, kali ini fokus diarahkan pada penguatan budaya peduli lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.
Kepala MAN 1 Pontianak, Sholihin HZ, S.Ag., M.Pd.I., mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar bertujuan membersihkan lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk menanamkan kesadaran dan tanggung jawab lingkungan kepada seluruh warga madrasah.
“Cinta lingkungan tidak cukup hanya menjadi slogan dalam visi madrasah, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun budaya peduli lingkungan yang menjadi karakter seluruh warga MAN 1 Pontianak.
Ke depan, kami juga mulai mempersiapkan diri untuk menjadi madrasah yang berperan aktif dalam program Adiwiyata. Semoga seluruh prosesnya berjalan lancar dan memperoleh hasil yang diharapkan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.
Pelaksanaannya mengacu pada Surat Edaran Nomor 09 Tahun 2026 tentang Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang mengagendakan kegiatan Kerja Bakti Lingkungan (Korve) serta peluncuran Gerakan Nasional Indonesia ASRI.
Sejak pagi hari, para guru, tenaga kependidikan, dan siswa tampak antusias mengikuti kegiatan. Mereka dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja yang bertugas membersihkan ruang kelas, halaman madrasah, taman, saluran air, serta berbagai sudut lingkungan yang memerlukan penataan dan perawatan.
Dengan semangat gotong royong, seluruh peserta saling bahu-membahu menyapu halaman, mengumpulkan sampah, memangkas rumput liar, serta menata kembali area hijau di lingkungan madrasah.
Suasana kebersamaan yang tercipta menjadi gambaran nyata kepedulian warga MAN 1 Pontianak terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Menurut Sholihin, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari langkah strategis madrasah dalam mendukung program Adiwiyata yang saat ini sedang dipersiapkan.
Ia berharap budaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan tidak hanya dilakukan pada momen tertentu, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari yang melekat dalam kehidupan warga madrasah.
“Lingkungan yang bersih, sehat, dan asri akan menciptakan suasana belajar yang nyaman serta mendukung peningkatan produktivitas. Karena itu, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dibangun dan dipelihara,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Pontianak kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga memiliki kepedulian, kesadaran, dan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan hidup.
Semangat cinta lingkungan yang terus ditanamkan diharapkan menjadi bekal bagi para siswa untuk menjadi generasi yang mampu menjaga keberlanjutan lingkungan, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat. (*)