Potret post authorBob 22 September 2021

Kerinduan Pembangunan Warga Desa Ampar Bedang Terjawab dengan Program TMMD, Tony: Membangkitkan Semangat Pengabdian Warga

Photo of Kerinduan Pembangunan Warga Desa Ampar Bedang Terjawab dengan Program TMMD, Tony: Membangkitkan Semangat Pengabdian Warga BANGUN JALAN - Satgas TMMD Reguler ke-112 Kodim 1205/Sintang wilayah Korem 121/Abw, saat meratakan tanah menjadi akses jalan di Dusun Betung Sari, Desa Ampar Bedang.

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan untuk meningkatkan ketahanan nasional, meningkatkan perekonomian masyarakat, dan juga meningkatkan tali persaudaraan serta terwujudnya kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Hal ini lah yang menjadi tanggung jawab semua pihak dalam rangka pemerataan pembangunan, khususnya di pedesaan. Salah satunya adalah TMMD Reguler ke-112 Tahun Anggaran 2021, di wilayah Korem 121/Abw, yang dilaksanakan pada dua wilayah, yaitu di Kabupaten Ketapang oleh Kodim 1103/Ktp dan di Kabupaten Sintang oleh Kodim 1205/Sit, dengan sasaran fisik maupun nonfisik.

Program ini dilaksanakan, karena masih banyak daerah di Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat, yang belum tersentuh pembangunan baik di wilayah perbatasan, termasuk di pelosok-pelosok.

Namun, pemerintah berupaya untuk membangun, pemerataan pembangunan dengan menggandeng TNI dan elemen masyarakat lainnya, mewujudkan harapan masyarakat wilayah pelosok melalui TMMD.

Perlahan tapi pasti infrastruktur masyarakat desa- desa tertinggal, terluar dan terpencil mulai terwujud. Seperti pembangunan jalan, jembatan, tempat ibadah dan lainnya sesuai dengan kebutuhan wilayah.

Kapenrem 121/Abw, Mayor Inf Supriyono mengatakan masyarakat sangat bersyukur, kali ini TMMD ke-112 di wilayah Korem 121/Abw terdapat dua wilayah yang menjadi sasaran TMMD.

“Artinya, bahwa Korem 121/Abw yang mempunyai wilayah perbatasan dengan negara Malaysia berkometmen selalu tetap berupaya meningkatkan dan membantu pemerintah dalam upaya mewujudkan pembangunan terutama di daerah terpencil, pelosok dan perbatasan," ungkapnya.

“Perlu diketahui, bahwa beberapa wilayah di Kalbar boleh dibilang pembangunan ada yang masih belum tersentuh oleh pemerintah, seperti infrastruktur, mengingat kondisi dan luas wilayah begitu luas, nah melalui program TMMD inilah yang menjadi jawabannya," jelas Mayor Inf Supriyono.

Jalan, lanjutnya, mempunyai peranan penting terutama yang menyangkut perwujudan perkembangan antar wilayah yang seimbang, pemerataan hasil pembangunan serta pemantapan pertahanan dan keamanan nasional dalam rangka mewujudkan pembangunan nasional.

“Pada dasarnya pembangunan jalan adalah proses pembukaan ruangan lalu lintas yang mengatasi pelbagai rintangan geografi. Membuka akses yang selama ini terputus sehingga dapat menghubungkan antara wilayah dan kampung atau dusun,” papar Kapenrem 121/Abw.

Proses ini melibatkan pengalihan muka bumi, pembangunan jembatan dan gorong gorong bahkan juga pengalihan tumbuh-tumbuhan. Pelbagai jenis mesin pembangun jalan akan digunakan untuk proses pembangunan. Termasuk alat berat.

Pembukaan jalan dapat meningkatkan kegiatan ekonomi di suatu tempat karena menolong orang untuk pergi atau mengirim barang lebih cepat ke suatu tujuan.

“Dengan adanya jalan, komoditas dapat mengalir ke pasar setempat dan hasil ekonomi dari suatu tempat dapat dijual kepada pasaran di luar wilayah itu. Selain itu, jalan juga mengembangkan ekonomi lalu lintas di sepanjang lintasannya,” ujar Mayor Inf Supriyono.

Menurut Kepala Desa (Kades) Ampar Bedang, Kecamata Binjai Hulu, Kabupaten Sintang, Tony Pieters yang wilayahnya menjadi sasaran TMMD, dengan adanya TMMD, maka impian akan pembangunan di wilayahnya saat ini telah dibuka berbagai akses.

“Salah satunya, akses jalan sepanjang 6 Km, 2 jembatan, dan 2 unit gorong gorong serta drainase sepanjang 4 Km. Tentunya ini menjadi wujud nyata harapan dan impian seluruh warga desa kami dan sekitarnya,” ujar Tony.

Tony menjelaskan, penantian, kerinduan yang ditunggu begitu lama oleh warga desanya, akhirnya tiba juga. Selama ini, kondisi infrastruktur di desanya, memang belum layak, sehingga menjadi kendala berbagai aktivitas warga.

“Bahwa warga saya, sebenarnya sudah sangat lama menantikan pembangunan jalan ini, dikarenakan ada desa yang terisolasi karena belum ada akses darat, khususnya di Dusun Betung Sari. Setiap ada kegiatan acara silaturahmi melalui jalur sungai,” ," tutur Kades dengan penuh haru.

“Awalnya, kami mengusulkan pembangunan jalan ini pada saat Musrenbang, pengusulan lewat Musrenbang ini tidak hanya sekali langsung disetujui, perlu perjuangan mengingat dana dan skala prioritas kayaknya seperti itu,” lanjut Tony.

“Alhamdulillah tahun ini disetujui oleh Pemerintah melalui pekerjaan TMMD yang dilakukan oleh Kodim Sintang, itu kronologinya," Ujarnya dengan penuh semangat.

Dengan adanya pembukaan jalan ini akan banyak memberikan manfaat bagi warga Dusun Betung Sari yang berjumlah sekitar 80 KK, dan jalan ini merupakan hal yang sangat dirindukan oleh masyarakat. Selama ini lewat jalur sungai.

“Jadi, warga di Desa Ampar Bedang, khususnya di Dusun Betung Sari sangat gembira dan mendukung pelaksanaan TMMD ke -112 Kodim 1205/Sintang, karena penantian yang lama baru terwujud tahun ini," papar Kades Ampar Bedang.

Tony berharap, Program TMMD yang akan berlangsung sebulan di wilayahnya, bisa menghasilkan berbagai manfaat positif. Tidak hanya pembangunan sarana dan prasarana menuju akses kehidupan yang lebih baik, tetapi juga mengajarkan berbagai makna kebersamaan, kemanunggalan, dan terpenting, semangat warga dalam membangun desanya.

“Saya sangat berharap, berkah dan hikmah adanya Satgas TMMD yang mengabdi di desa kami, nantinya menjadi pengabdian panjang dan selamanya di desa kami, tentunya apa yang diajarkan anggota Satgas TMMD, juga menjadi modal penting dalam melanjutkan kehidupan bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (penrem 121/abw)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda