Potret post authorBob 24 Juni 2024

Penguatan Program Wakaf Uang di Daerah Perbatasan, Rohadi Harap Penyuluh Agama menjadi Pelopor Penggerak Program Kemenag

Photo of Penguatan Program Wakaf Uang di Daerah Perbatasan, Rohadi Harap Penyuluh Agama menjadi Pelopor Penggerak Program Kemenag Penguatan Program Wakaf Uang di Daerah Perbatasan, Rohadi Harap Penyuluh Agama menjadi Pelopor Penggerak Program Kemenag

ENTIKONG, SP - Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (Penais Zawa) Kanwil Kemenag Kalbar H. Rohadi, menggarisbawahi pentingnya peran penyuluh agama Islam dalam mensukseskan program wakaf uang di Kalimantan Barat.

Pernyataan ini disampaikan dalam kegiatan Pembinaan Penyuluh Agama Islam yang berlangsung pada hari Senin, (24/6/2024), di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau.

Acara ini dihadiri oleh 30 penyuluh agama Islam dari berbagai wilayah di Kabupaten Sanggau.

Dalam arahannya, Rohadi menekankan bahwa penyuluh agama memiliki peran strategis sebagai penggerak dan pelopor utama dalam mengimplementasikan program-program Kementerian Agama (Kemenag) di daerah.

"Penyuluh agama tidak hanya berfungsi sebagai pendidik dan pembimbing dalam aspek keagamaan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program wakaf uang," ujar Rohadi.

Program wakaf uang di Kalimantan Barat, khususnya di daerah perbatasan seperti Entikong, diharapkan dapat menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan ekonomi dan sosial.

Wakaf uang memungkinkan masyarakat untuk berkontribusi secara finansial dalam berbagai proyek pembangunan, seperti pembangunan sarana pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur umum lainnya.

Rohadi menjelaskan bahwa penguatan program wakaf uang ini sejalan dengan visi dan misi Kemenag dalam meningkatkan peran serta umat Islam dalam pembangunan nasional.

Ia berharap para penyuluh agama dapat mensosialisasikan manfaat dan pentingnya wakaf uang kepada masyarakat luas.

"Dengan adanya wakaf uang, kita bisa memberdayakan masyarakat perbatasan dan memberikan manfaat yang berkelanjutan," tambahnya.

Para penyuluh agama yang hadir dalam acara tersebut juga diberikan pembekalan mengenai teknik dan strategi untuk mengkampanyekan program wakaf uang.

Mereka diajarkan bagaimana cara mengedukasi masyarakat tentang prosedur wakaf uang, manfaatnya, serta cara pengelolaannya yang transparan dan akuntabel.

Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi para penyuluh agama Islam untuk semakin aktif dalam menggerakkan program-program keagamaan dan sosial di wilayah mereka.

"Kami berharap para penyuluh agama dapat menjadi motor penggerak dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui wakaf uang," ujar Rohadi menutup arahannya.

Kegiatan Pembinaan Penyuluh Agama Islam di Entikong ini merupakan salah satu upaya Kemenag dalam memberdayakan penyuluh agama agar dapat berkontribusi secara optimal dalam pembangunan daerah, khususnya di kawasan perbatasan yang seringkali menghadapi tantangan lebih besar dalam hal akses dan fasilitas.

Dengan adanya program ini, diharapkan dapat tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah, penyuluh agama, dan masyarakat dalam memajukan daerah perbatasan. (*) 

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda