Potret post authorBob 28 Januari 2021 4,062

Penerbang Pesawat Tempur Hawk 100/200 Crash, Personel Lanud Supadio Tunjukkan Kemampuan Penanganan Accident dan Incident

Photo of Penerbang Pesawat Tempur Hawk 100/200 Crash, Personel Lanud Supadio Tunjukkan Kemampuan Penanganan Accident dan Incident Penerbang Pesawat Tempur Hawk 100/200 Crash, Personel Lanud Supadio Tunjukkan Kemampuan Penanganan Accident dan Incident

Operasi Militer yang dilakukan Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio, dengan mengerahkan satu flight pesawat tempur Hawk 100/200 dari Skadron Udara I Elang Khatulistiwa, tiba-tiba mengalami crash. Kondisi darurat ini disampaikan sang penerbang, sehingga ia harus segera mendaratkan pesawatnya.

Kondisi yang dialami oleh penerbang pesawat tempur hawk 100/200 Skadron Udara I tersebut, langsung direspon cepat oleh crash team Lanud Supadio. Personel gabungan dari Dinas Operasi (Disops), Skadron Udara 1, RSAU dr. Mohammad Sutomo, Satpomau, Seksi Pemadam Kebakaran (PK), dan Batalyon 465 Paskhas, siap siaga.

Sesuai standar operasi, crash team Lanud Supadio sigap menyelamatkan sang penerbang yang kondisinya sangat darurat. Crash team pun mengamankan dan membawa sang penerbang ke RSAU dr. Mohammad Sutomo untuk mendapat perawatan terbaik usai mendarat di di depan Hanggar Lama Lanud.  

“Itu adalah skenario Latihan Crash Team pada semester I Tahun 2021 di Lanud Supadio. Latihan berlangsung pada Rabu (27/1/2021) yang melibatkan puluhan personel gabungan,” Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Supadio, Letkol Pnb Agung Indrajaya.

Sebelumnya, sela-sela persiapan latihan, Kadisops mengungkapkan jika latihan ini rutin dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kecepatan pada penanganan accident ataupun Incident serta bagaimana cara penanganannya secara tepat.

“Banyak unsur yang dilibatkan dalam latihan ini, terutama dari crash team. Hal ini berguna untuk mewujudkan personel crash team yang profesional dan memahami cara yang tepat dalam penanganannya apabila terjadi kasus seperti ini penugasan,” ungkap Kadisops.

Kemudian ditambahkannya juga, bahwa penting bagi crash team untuk mampu bertindak sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan dalam kondisi apapun. Sebagai satuan tempur dan pertahahnan, Lanud Supadio selalu siap siaga menjaga kedaulatan langit Bumi Khatulistiwa dalam semua kondisi.

“Ke depannya, kita akan tambahkan tingkat kesulitan dalam latihan agar terbiasa dalam berbagai kondisi dan situasi yang berbeda serta dapat beradaptasi dalam penanganannya secara tepat sehingga mengurangi tingkat kerugian baik materiil maupun jiwa,” papar Letkol Pnb Agung.

Sementara itu, Kasiopslat Lanud Supadio, selaku koordinator latihan, Mayor Pnb D. Leo Dumatubun menjelaskan bahwa dalam latihan kali ini disimulasikan satu pesawat mengalami permasalahan teknis dan perlu segera mendapatkan penanganan dari crash team.

“Latihan berjalan lancar sesuai dengan perencanaan. Ini menandakan bahwa personel yang tergabung di crash team semakin solid dan siap siaga selalu,” ujarnya.

Sebelum Latihan Crash Team, untuk meningkatkan kemampuan personelnya, Lanud Supadio juga telah menggelar Latihan Search and Rescue (SAR) semester I tahun 2021. Latihan SAR tersebut berlangsung di Main Apron Lanud Supadio, Senin (25/1/2021).

Latihan yang digelar rutin per semester tiap tahunnya ini, menitikberatkan pada kemampuan dan kecepatan respon personel yang tergabung dalam tim SAR Lanud Supadio.

Hal tersebut disampaikan Kadisops Lanud Supadio Letkol Pnb Agung Indrajaya, yang menjelaskan latihan ini dilaksanakan dalam rangka penyegaran kemampuan personil TNI AU di Lanud Supadio.

Diskenariokan bahwa pesawat tempur Hawk 100/200 yang dioperasikan seorang Pilot dari Skadron Udara 1 Wing 7 Lanud Supadio mengalami masalah saat mengudara, sehingga mengharuskannya eject (keluar dari pesawat pada kondisi darurat) untuk mengurangi kerugian yang lebih besar.

Selanjutnya dengan menerjunkan tim dari Yonko 465 Paskhas dan dukungan dari kru Helikopter Puma SA 330/HT 3309 dari Skadron Udara 8, tim SAR bergerak cepat untuk mencari lokasi jatuhnya pesawat serta mengevakuasi Pilot yang melaksanakan eject sesuai koordinat yang telah diinfokan. (ril)

 

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda