Sambas post authorKiwi 04 Juni 2020 260

Atbah-Midji Bahas New Normal, Kepala Daerah Diimbau Patuhi Protokol Kesehatan Pusat

Photo of Atbah-Midji Bahas New Normal, Kepala Daerah Diimbau Patuhi Protokol Kesehatan Pusat BERANGSUR NORMAL - Kondisi pasar berangsur normal. Meski demikian, warga mesti tetap mematuhi protokol kesehatan.

SAMBAS, SP – Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili mengikuti video conference (vicon) dengan Gubenur Kalimantan Barat, Sutarmidji, Selasa (2/6). Pertemuan virtual itu membahas penerapan new normal atau tatanan hidup normal baru.


Semua stakeholder Kalbar dan kepala daerah se Kalbar mengikuti vicon di tempat masing-masing dengan menerapkan protokol kesehatan. Pada dialog itu, Atbah menyampaikan beberapa hal di antaranya kondisi logistik perbatasan.

"Alhamdulillah untuk kebutuhan pokok kecamatan perbatasan di Kabupaten Sambas, hasil komunikasi Gubernur dengan Konjen (Konsulat Jenderal RI), kemudian Konjen dengan pihak Malaysia, kita bisa mengakses kebutuhan pokok lintas dua wilayah. Kita harapkan kebutuhan pokok perbatasan dapat terpenuhi dengan baik," ujar Atbah, kemarin.

Hal lain yang dilaporkan Atbah pada vicon itu adalah upaya masif pemda melakukan rapid test, mulai di pasar, pusat keramaian hingga menyasar ASN. Untuk penerapan tatanan hidup normal baru, Atbah meminta arahan Gubernur Kalbar.

"Hasil komunikasi dengan Gubernur, Bupati-Walikota diminta mengikuti protokol dari pusat. Misalnya mengacu Kemenag terkait untuk new normal tempat ibadah, sedangkan sekolah menunggu Kementerian Pendidikan. Arahan dari (pemerintah) provinsi, informasi pak Gubernur hanya bersifat menambah," kata Atbah.

Daerah, kata Atbah, sesuai arahan Gubernur Kalbar, harus memperhatikan manajemen ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, Sekretaris Komisi 1 DPRD Kabupaten Sambas, Bagus Setiadi mengatakan, untuk memasuki penerapan new normal atau tatanan hidup normal baru, Kabupaten Sambas harus tetap mematuhi segala aturan dan anjuran kesehatan dari pemerintah pusat.

"Kita mau tidak mau harus siap untuk ambil bagian dari penerapan penerapan new normal atau tatanan hidup normal baru. Dengan demikian kita juga harus patuh terhadap aturan yang ada. Misalnya, penerapan protokol kesehatan, kepatuhan masyarakat menggunakan masker dan lain-lain," ungkapnya.

Untuk memasuki new normal, banyak hal yang harus disiapkan. Salah satunya adalah tentang kedisiplinan untuk mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

"Kedisiplinan ini yang penting. Kita boleh saja menerapkan new normal, tapi kalau masyarakat kita tidak disiplin, baik individu maupun kelompok, maka rasanya agak sulit untuk diterapkan," katanya.

Oleh karenanya, ia berharap agar kedisiplinan bisa dilakukan bersama-sama.

"Mari kita sama-sama disiplin. Jaga jarak, kalau keluar rumah pakailah masker, rajin cuci tangan dengan sabun dan lainnya. Ini supaya kita semua terhindar dari virus yang tidak kita inginkan dan kita juga berharap agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan segera ada vaksinnya," pungkasnya.

Perhatikan Kondisi Daerah

Tokoh Perempuan Sambas, Lupita mengatakan, new normal di Kabupaten Sambas mesti memperhatikan kondisi daerah dan lebih ditekankan pada perbaikan kondisi perekonomian.

"Perputaran uang di Kabupaten Sambas di antaranya pada sektor perdagangan, jasa, pertanian dan bidang pekerjaan proyek pemerintah dan jasa," ungkapnya.

New normal mesti berperan untuk memutar kembali roda kegiatan ekonomi pada bidang-bidang tersebut.

"Beberapa di antaranya sudah menjalankan new normal lebih dulu. Misalnya pertokoan, kafe, warkop, rumah makan. Protokol kesehatan yang dilaksanakan misalnya penerapan phsycal distancing, penggunaan masker, penyemprotan disinfektan dan membuat titik pencucian tangan umum. Ini adalah salah satu bentuk new normal dan ini mesti terus berlanjut," katanya.

Selanjutnya, new normal lainnya, kata Lupita, juga mesti mencacah bidang pertanian dan lainnya.

"Secara harfiah, new normal pada bidang pertanian yang merupakan mata pencaharian terbesar di Kabupaten Sambas juga termasuk penggunaan APD dan phsycal distancing oleh petani, akan tetapi sejatinya new normal pada bidang ini adalah bagaimana pemerintah menyerap hasil tani mereka, membantu pemasaran, membantu melakukan rebuilding terhadap para petani agar kembali memiliki perolehan yang mencukupi," tegasnya.

Terakhir, proyek pemerintah harus segera bergulir dan berjalan sehingga pembangunan tetap bisa dilaksanakan.

"Pemangkasan anggaran kemarin membuat para pelaku jasa konstruksi dan pekerja proyek pemerintah sangat kesulitan. Padahal, sangat banyak yang menggantungkan rezeki mereka di sini. Karenanya, new normal juga mesti kembali membuka kran pembangunan yang tentunya tidak bertentangan dengan aturan dan perundang-undangan," pungkasnya. (noi/bah)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda