Sambas post authorKiwi 05 Juni 2020 632

Sambas Nol Kasus Positif Covid-19, Dua Pasangan Suami Istri Asal Tebas Sembuh

Photo of Sambas Nol Kasus Positif Covid-19, Dua Pasangan Suami Istri Asal Tebas Sembuh UMUMKAN - Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili mengumumkan kesembuhan pasangan suami istri positif Covid-19 asal Kecamatan Tebas, Kamis (4/6).

SAMBAS, SP - Dua pasien positif Covid-19 yang merupakan pasangan suami istri asal Kecamatan Tebas dinyatakan sembuh.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas sekaligus Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sambas, Fattah Mariyunani. Kedua pasien dipulangkan ke rumahnya pada Kamis (4/6).

"Alhamdulillah dua pasien positif suami istri asal Kecamatan Tebas telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang pada hari ini (kemarin,red)," ungkap Fattah.

Pihaknya akan mengawal dan mengantarkan kedua pasien tersebut pulang ke rumahnya.

"Kemudian petugas kami akan terus pantau kesehatan mereka. Mereka akan melakukan karantina mandiri selama 14 hari. Dengan demikian, saat ini Kabupaten Sambas nol kasus positif Covid-19," ujarnya.

Kabupaten Sambas juga telah mempersiapkan rapid test untuk kembali dilakukan secara masif guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19.

"Saat ini stok rapid test kita ada sekitar 9 ribu pcs (pieces/lembar). Ini dibeli sendiri dan juga ada bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi. Sasaran kita akan lakukan rapid test di beberapa masjid besar di Kabupaten Sambas," katanya.

Seiring hal tersebut, jumlah ODP di Kabupaten Sambas sekarang, ungkap Fatah, kembali menurun. Sebelumnya, ODP berjumlah 449 orang, kini menjadi 399 orang atau berkurang 50 ODP.

"Sampai dengan data terakhir yang kita rekap terakhir pukul 17.00 WIB kemarin, ODP di Kabupaten Sambas jumlahnya ada penurunan dari 449 orang menjadi 399 orang," paparnya.

Sementara itu, untuk PDP di Kabupaten Sambas, kata Fattah, sampai dengan data Rabu (3/6) sore pukul 17.00 WIB masih berjumlah 11 orang.

"Untuk kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kabupaten Sambas sekarang sudah bertambah satu kasus menjadi 13 kasus," pungkasnya.

Sementara Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili juga mengumumkan pasien positif Covid-19 yang sembuh tersebut. Atbah bersyukur Kabupaten Sambas saat ini nol kasus positif Covid-19.

"Alhamdulillah kita mendengar informasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tentang informasi terakhir, terkait dengan dua pasien positif Covid-19 yang saat ini kita isolasi di RSUD pemangkat, dimana hasil Swab tersebut sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang," ungkapnya.

Kondisi ini, kata Atbah, harus dipertahankan sehingga aktifitas masyarakat bisa segera kembali membaik.

"Alhamdulillah, tentu kita bersyukur dengan kondisi ini. Jadi, di Sambas sudah tidak ada lagi pasien positif Covid-19," pungkasnya.

Modifikasi Ruang Isolasi

Kepala RSUD Pemangkat, dr Achmad Hardin mengatakan RSUD Pemangkat memodifikasi ruang isolasi biasa jadi isolasi khusus Covid-19 untuk menyembuhkan pasien Covid-19.

"Selama ini kita merawat pasien di ruang isolasi dengan menerapkan SOP perawatan Covid-19 di RSUD yang diketua oleh Ketua Tim Gugus Covid-19 RSUD Pemangkat, dr Ernita ini,” ungkapnya.

"Saat ini kita juga sedang membangun dua ruang isolasi khusus Covid-19 yang merupakan revisi DAK (Dana Alokasi Khusus) tahun 2020. Mungkin dalam satu bulan lagi sudah bisa dipergunakan," katanya.

Lebih lanjut, pria yang kerap disapa dr Hardin itu mengatakan ke depan pasien Covid-19 kemungkinan akan lebih kebal kepada virus Covid-19.

"Kalau sudah terbentuk antibodi (imunitas alamiah) terhadap virus, kalaupun terpapar maka orang tersebut sudah kebal," pungkasnya. (noi/bah)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda