Sambas post authorKiwi 04 Juni 2020 1,508

Seorang Lelaki Dibacok di Tengah Jembatan Tebas

Photo of Seorang Lelaki Dibacok di Tengah Jembatan Tebas Olah TKP oleh Satreskrim Polres Sambas berdasarkan keterangan saksi kejadian.

SAMBAS, SP - Perisitiwa  Pembacokan di Jembatan Sungai Kelambu Kecamatan Tebas. Kamis (4/6) Sekitar Pukul 14.00 WIb menggemparkan Kecamatan Tebas dan Kabupaten Sambas.

Dari Informasi yang dihimpun dari media sosial sambas informasi, menunjukkan korban sedang dibawa kerumah sakit terdekat.

Namun untuk motif masih belum diketahui secara pasti. Kapolres Sambas AKBP Robertus Bellarminus Herry Ananto Pratikno melalui Kasatreskrim Polres Sambas AKP Prayitno membenarkan kejadian tersebut.

"Iya betul, memang ada kejadian tersebut," jawabnya singkat melalui pesan WhatsApp. Namun pihaknya menuturkan kejadian ini masih dalam penanganan.

"Ya untuk kejadian ini masih dalam penanganan, nanti akan dikabari lagi," tutupnya.

Kasatreskrim Polres Sambas, AKP Prayitno mengatakan, kejadian tersebut diduga dilatarbelakangi oleh persoalan hutang piutang.

"Dugaan sementara pelaku tersinggung atau kecewa dengan janji korban yang tidak membayar hutang kepada pelaku, sehingga direncanakan pelaku untuk memotong kaki dan tangan korban dengan menyiapkan senjata tajam parang," ungkapnya.

Disampaikan Kasatreskrim, kejadian tersebut berlangsung di Jembatan Sungai Kelambu yang berada di Dusun Sidang Rt. 001 Rw. 001 Desa Matang Labong Kecamatan Tebas, pukul 13.30 WIB.

"Pelapor yang merupakan anak menantu korban, berada di dalam rumah, mendengar orang berteriak meminta tolong dari luar rumah, kemudian keluar rumah dan melihat orang menuju ke jembatan Sungai Kelambu, kemudian pelapor pun langsung menuju lokasi dan melihat korban Asnan (49) yang merupakan bapak mertuanya sudah besimbah darah dengan luka robek pada bagian perut, kepala dan kaki sebelah kanan," kata Kasatreskrim.

Selanjutnya menantu korban bersama warga langsung membawa korban ke puskesmas Tebas dan dilakukan tindakan medis oleh dokter, namun beberapa menit kemudian korban tersebut dinyatakan meninggal dunia oleh pihak puskesmas Tebas.

"Pelaku yakni Supardi (39) kemudian menyerahkan diri sesaat setelah tersangka melakukan pembacokan terhadap korban pada pukul 14.40 wib dan dibawa ke Mapolres Sambas guna proses lebih lanjut," urai Kasatreskrim.

Pelaku diancam dengan Pasal 338 atau Pasal 340 KUHP atau Pasal 351 ayat (1) ke-3 tentang barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain atau barang siapa dengan sengaja yang dengan rencana terlebih dahulu yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.

Aparat juga mengamankan barang bukti berupa sebilah parang yang digunakan oleh pelaku untuk membacok korban serta barang bukti lainnya.(noi)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda