Sambas post authorKiwi 09 Januari 2021

Pemkab Wacanakan Bangun Masjid 1000 Kubah, Diharap Jadi Ikon Kabupaten Sambas

Photo of Pemkab Wacanakan Bangun Masjid 1000 Kubah, Diharap Jadi Ikon Kabupaten Sambas MASJID 99 KUBAH – Megah dan indahnya Masjid 99 Kubah Centre Point Of Indonesia (CPI) di Provinsi Sulawesi Selatan.

SAMBAS, SP - Masyarakat Kabupaten Sambas merencanakan Pembangunan Masjid  Agung 1001 Kubah. Diharapkan akan menjadi ikon baru Kabupaten Sambas.

Bertempat di Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Center Kabupaten Sambas, panitia pembangunan Masjid Agung 1001 Kubah itu membahas rancangan pembangunan masjid agung untuk Kabupaten Sambas.

Panitia Pembangunan Masjid Agung 1001 Kubah, Misni Safari mengatakan pembangunan masjid agung ini adalah untuk menjadi ikon baru dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Sambas.

"Kita harapkan menjadi kebanggaan, khususnya di Kabupaten Sambas, karena kita sudah 20 tahun pindah dari Singkawang, tapi belum memiliki masjid yang berskala kabupaten," ujarnya, Jumat (8/1).

Sebelumnya, kata Misni, dirinya merasa tergerak hati untuk membangun masjid berskala Kabupaten. Saat menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, dia berjalan dan berkunjung ke beberapa masjid agung yang megah di Indonesia dan juga Malaysia.

"Saya mulai terusik di hari ketika mengunjungi masjid Jami' Kuching Malaysia, lalu Masjid Dian Al-Mahri Depok (kubah emas), dan masjid 99 kubah di Makassar, gimana itu bisa menjadi ikon bagi daerahnya masing-masing," katanya. 

Karenanya, sejak Desember 2019, dia mulai mencoba merancang Pembangunan Masjid Agung 1001 Kubah di Sambas.

"Untuk luas lahannya kita rencanakan 100 hektare dan lahannya sudah kita usahakan di Dusun Sekuyang, Desa Kartiase, dan melihat view Jembatan Kartiasa Sungai Kartiasa dan Pulau Bungin. Kita bertekad mewujudkan itu," ungkap Misni.

Dijelaskan, jumlah masyarakat muslim di Sambas kurang lebih 87,6 persen dan masih memiliki luas lahan yang memadai dan tergolong terjangkau. Untuk itu, mereka berupaya untuk mewujudkan pembangunan Masjid Agung 1001 Kubah itu.

"Jadi kita harus membuat sejarah dan membuat peradaban Islam di negeri ini, karena masjid adalah simbol peradaban Islam," tuturnya.

Terkait dengan lahan yang akan dicari harus luas, karena ke depan akan direncanakan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat Kabupaten Sambas.

"Mohon doa dan dukungannya dan mati kita berfastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) untuk menanam kebajikan sebagai bekal kita di akhirat. Ke depan proposal dan master plannya akan segera diselesaikan agar segera bisa dibangun," tutupnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Arifidiar mengatakan untuk niat yang baik maka harus didukung dan disegerakan. Kata Politisi Golkar ini, dia yakin bahwa semua masyarakat ikut berbangga dan senang dengan hadirnya masjid agung di Kabupaten Sambas.

"Pertama, saya sangat yakin apa yang menjadi ide kita hari ini diterima oleh semua orang. Dan juga mungkin ide ini sama juga dengan masyarakat lainnya, yang kebetulan hari ini digagas oleh adinda Misni," ujarnya.

Dia siap membantu pembangunan Masjid Agung tersebut dan dimulai dari kemampuan pribadi. Dia berharap panitia Pembangunan Masjid Agung tersebut bisa segera dibentuk dan dimulai bekerja untuk pembangunan Masjid Agung 1001 Kubah untuk masyarakat Sambas.

"Mengenai panitia, makin beragam makin baik. Mari sama-sama kita bantu sesuai dengan potensi dan kemampuan yang kita miliki," katanya.

Bangun Identitas

Tokoh Masyarakat Sambas, Kamarudin mengatakan, Kabupaten Sambas memang memerlukan bangunan ikonik umat muslim.

"Sebagai daerah yang sempat disebut sebagai Serambi Mekah, Kabupaten Sambas belum memiliki ikon keislaman yang membanggakan, dan wacana pembangunan Masjid yang megah sememangnya harus kita dukung," katanya.

Kabupaten Sambas dikenal dengan nilai keislaman yang tinggi, sehingga identitas religius sangat diperlukan bagi daerah tersebut.

"Semestinya memang kita memiliki muslim center, islamic center sebagai sarana edukasi dan bagian dari upaya meningkatkan kualitas religius masyarakat," tukasnya. (noi)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda