Sambas post authorKiwi 16 September 2020 92

Pemda Diminta Sanggupi Addendum NPHD Pemilu Sambas

Photo of Pemda Diminta Sanggupi Addendum NPHD Pemilu Sambas Tokoh Pemuda Sambas, Jepriadi

SAMBAS, SP - Tokoh Pemuda Sambas, Jepriadi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sambas harus menyanggupi kebutuhan Addendum NPHD Pilkada Sambas.

Menurut Ketua Karang Taruna Kabupaten Sambas ini, hal tersebut sangat diperlukan. Pasalnya banyak kegiatan sosialisasi yang masih harus dilakukan oleh KPUD Sambas.

"Kita telah mengetahui bahwa Pilkada kemungkinan besar diikuti oleh empat paslon, dan KPUD Sambas telah mengajukan addendum sekitar Rp420 juta untuk keperluan sosialisasi dari media," ungkap Jepri, Selasa (15/9).

Akan tetapi dengan kondisi keterbatasan anggaran, Pemda Sambas menyarankan tidak sanggup untuk memenuhi addendum tersebut.

"Bicara tentang postur anggaran, Rp420 juta bukan hal yang mustahil untuk disiapkan oleh Pemda Sambas, terlebih ini ditujukan untuk meningkatkan partisipasi pemilih, di tengah pandemi seperti sekarang maka sosialisasi harus lebih banyak dilakukan," jelasnya.

Secara regulasi, Addendum sudah diatur dalam Permendagri Nomor 41 Tahun 2020 Pasal 17 Ayat 1 Huruf a, bahwa dalam hal setelah penetapan pasangan calon pemilihan terjadi a. perubahan jumlah pasangan calon, b. Penghitungan dan pemungutan suara ulang, c. Pemilihan lanjutan, d. Pemilihan susulan.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Ferdinan Syolihin mengatakan, pihaknya mendukung agar addendum NPHD Pemilukada Sambas 2020 dipenuhi oleh Pemerintah Daerah.

"Kemarin saat rapat bersama TAPD, dan KPU serta DPRD , khusus Badan Anggaran DPRD Kabupaten Sambas, mendorong agar Pemda Dapat memenuhi kebutuhan Addendum anggaran yang diperlukan KPU, walaupun di situasi Covid-19 yang masih melanda Kabupaten Sambas," kata Ferdinan.

Langkah yang diambil, lanjut politisi PDIP ini yakni Pemda melakukan rasionalisasi anggaran mereka.

"Caranya dengan merasionalisasi anggaran tambahan tersebut sesuai dengan kondisi keuangan di daerah," tukasnya.

Diketahui, Pemda Sambas telah bersurat kepada KPUD Sambas menyatakan tidak bisa memenuhi kebutuhan addendum yang diajukan untuk Pilkada Sambas.

Kekurangan anggaran yang diusulkan KPUD Sambas sebanyak Rp 442.197.700. Ini digunakan untuk fasilitasi Pasangan Calon, APK dan BK Pasangan Calon, penyuluhan produk hukum, sosialisasi data pemilih, dan sosialisasi di kecamatan, serta penambahan akuntan publik, pengadaan barang cetakan dan penggandaan khusus untuk saksi-saksi Pasangan Calon. (noi/bah)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda