Sambas post authorKiwi 22 September 2020 310

Jawai dan Jawai Selatan Dapat Bantuan Benih Padi 43 Ton

Photo of Jawai dan Jawai Selatan Dapat Bantuan Benih Padi 43 Ton TANAM PADI – Petani sedang menanam padi di sawah.

SAMBAS, SP - Kecamatan Jawai dan Jawai Selatan mendapat bantuan benih dari pemerintah pusat. Bantuan tersebut berupa benih varietas padi cilosari.

Bantuan benih tersebut diserahkan kepada kelompok tani dan gabungan kelompok tani. Secara simbolis, Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili menyerahkan bantuan benih kepada perwakilan Gapoktan Jawai dan Jawai Selatan di Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Jawai, Jumat (18/9).

Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Sambas, Yayan Kurniawan melalui Kabid Pertanian, Eliandri, mengatakan bantuan tersebut berasal dari Direktorat Pembenihan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI.

"Total untuk Kecamatan Jawai dan Jawai Selatan mencapai 43,75 ton bantuan benih padi," ungkap Eliandri.

Eliandri merinci, untuk Kecamatan Jawai 22,5 ton benih padi. Sasarannya untuk 900 hektare tanam.

"Untuk Jawai ada sekitar 15 gapoktan penerima bantuan benih. Kecamatan Jawai Selatan sembilan gapoktan. Bantuan benih Jawai Selatan sekitar 21,25 ton benih, luas tanam kurang lebih 850 hektare," jelas dia.

Sementara Bupati bersyukur perhatian pemerintah pusat terhadap Kabupaten Sambas begitu besar.

"Bantuan ini merupakan nikmat yang harus kita syukuri. Alhamdulillah, pertanian kita mendapat perhatian pemerintah pusat. Kali ini kita disupport benih," ujar Bupati.

Tentunya hal itu, lanjut Bupati, harus diapresiasi dengan pemanfaatan benih dengan baik. Dia juga berpesan, benih bantuan itu harus memberikan nilai tambah yang tinggi terhadap peningkatan produktifitas pertanian Kabupaten Sambas.

"Kita ini lumbung padi untuk Kalbar. Dengan kepercayaan bantuan benih ini harus kita buktikan bahwa Kabupaten Sambas memang layak mendapatkan bantuan yang lebih baik lagi kedepannya, bahwa perhatian pertanian yang ditujukan kepada Kabupaten Sambas tidak salah," tutur Bupati.

Atbah melihat bantuan itu merupakan berkah untuk pertanian Kabupaten Sambas. Dia pinta, petani yang menerima bantuan benih harus mengikuti standar tanam sesuai anjuran SOP benih.

"Ikuti arahan para penyuluh. Metode tanam penting. Untuk itu, penyuluh harus maksimal juga memberikan edukasi kepada petani dan melakukan pendampingan," pinta Bupati.

Harapan Bupati, bantuan benih itu semakin mengukuhkan posisi Sambas sebagai lumbung padi Kalimantan Barat pada produksi dan produktifitas. Dalam sambutannya, Bupati mengajak petani menghadirkan konsep pertanian yang berdampak nyata pada kesejahteraan petani.

"Presiden, semua pejabat dari pemerintah pusat hingga desa, semua makan nasi dari beras petani. Cara berpikir logika sederhananya adalah karena semua makan nasi dari beras petani, maka petanilah yang harus sejahtera. Tentunya ada banyak konsep memajukan kesejahteraan petani kita," ungkap Bupati. (noi/bah)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda