Sambas post authorKiwi 24 September 2020 162

Bupati Minta Pemdes Optimal Kelola Anggaran Desa

Photo of Bupati Minta Pemdes Optimal Kelola Anggaran Desa BERIKAN PENGHARGAAN – Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili memberikan penghargaan kepada dua desa swasembada sesuai publikasi profil desa.

SAMBAS, SP – Kepala desa (kades) diminta mewujudkan pemerintahan desa yang kondusif.

Hal ini ditegaskan Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili saat menghadiri rapat koordinasi dalam rangka pembinaan pemerintahan desa se-Kecamatan Galing, Jumat (18/9).

Rakor digelar di Gedung Serbaguna Kecamatan Galing, dihadiri seluruh Kades dan perangkat desa. Rakor dipimpin langsung Camat Galing, Usman, didampingi Kabid Pemerintahan Desa Dinas Sosial PMD Sambas, Apriyandi, pejabat Forkopimcam dan PKK Kecamatan Galing.

Atbah meminta para Kades menghadirkan kondisi pemerintahan desa yang kondusif.

"Bangun komunikasi yang baik dengan perangkat desa, satukan persepsi dalam membangun desa. Jika sudah kompak, insya Allah pembangunan akan berlangsung dengan baik," ujar Atbah.

Hal lain yang menjadi perhatian Atbah yakni pemanfaatan dan pengelolaan keuangan desa. Kata Bupati, setiap sen keuangan desa berasal dari keuangan negara.

"Tata kelola keuangan di desa harus optimal, efisien, efektif, harus bisa dipertanggungjawabkan dengan baik, transparan. Desa harus mendukung dan menjabarkan visi-misi pemerintah pusat dan daerah," kata Atbah.

Dalam kondisi pandemi sekarang ini, Atbah mengingatkan agar desa juga memberikan perhatian pada upaya penanganan Covid-19. Dijelaskan Bupati, bagaimanapun, desa bisa membantu pemerintah dan Pemda dalam penanganan ini.

"Desa kita ajak bersama-sama mengawal penerapan new normal. Tetap edukasi warga untuk menerapkan protokol kesehatan. Desa juga dapat menerapkan beberapa upaya penting bagaimana kedepannya dapat menekan penyebaran Covid-19," jelas Bupati.

Bupati, dalam arahan lain, menegaskan agar desa tetap memberikan perhatian pada warga prasejahtera. Atbah mengajak desa bisa memprogramkan kegiatan yang dapat memutus mata rantai kemiskinan dan buta huruf.

"Sekarang ini, akses informasi terbuka dan dengan mudah kita peroleh. Sekarang ada pendamping desa, bisa kita ajak bersama mengonsepkan program kegiatan yang berdampak langsung untuk membangun desa, menyejahterakan warga kita,” katanya.

“Pada prinsipnya, bagaimana desa bersemangat membangun desanya. Tentu tetap dalam koridor sesuai hukum dan peraturan yang berlaku," pungkasnya.

Pada momen Rakor itu, Atbah menyerahkan penghargaan Pemda Sambas kepada dua desa.

Kepala Bidang Pemdes Dinas Sosial PMD Sambas, Apriyandi menjelaskan, penghargaan diberikan kepada desa swasembada sesuai publikasi profil desa berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 918/DINSOSPMD/2019 tanggal 18 Desember 2019 dan perekaman profil desa tahun 2020 sampai 31 Juli 2020.

"Untuk Kecamatan Galing ada dua desa yakni Desa Sijang untuk tahun 2019 dan 2020, sedangkan Desa Tempapan hulu untuk tahun 2019," ungkapnya.

Bina Pemdes

Camat Galing, Usman mengatakan, Rakor seyogyanya merupakan agenda rutin kecamatan. Di kondisi sebelum pandemi Covid-19, Usman mengungkapkan, dalam setahun beberapa kali digelar Rakor dimaksud.

"Minimal dalam setahun, kita anggarkan dua kali pertemuan. Hanya Rakor ini di awal tahun ini terkendala kondisi pandemi Covid-19, sehingga baru kita gelar sekarang," ujarnya.

Camat Galing menjelaskan, Rakor tetap menerapkan protokol kesehatan, mulai dari petugas pengukur suhu tubuh, penggunaan masker dan jarak fisik. Camat menyebutkan, Rakor tersebut strategis dan urgen dilaksanakan.

"Rakor ini konsepnya sebagai pembinaan untuk pemerintahan desa. Kita jadikan Rakor ini wadah kita mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa. Dari pertemuan ini, kita mendapati pemetaan kondisi desa dalam menyelenggarakan pemerintahan di waktu berjalan," jelasnya. (noi/bah)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda