Sambas post authorKiwi 27 Januari 2021 77

Polres Sambas Musnahkan Barang Bukti Narkoba

Photo of Polres Sambas Musnahkan Barang Bukti Narkoba PEMUSNAHAN – Kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba di Aula Utama Polres Sambas, Senin (25/1).

SAMBAS, SP - Kapolres Sambas, AKBP Robertus B Herry Ananto Pratiknyo melalui Kasat Resnarkoba Polres Sambas, Iptu Wismo memimpin pemusnahan barang bukti narkoba di Aula Utama Polres Sambas, Senin (25/1).

Polres memusnahkan barang bukti narkoba seberat 1.05 gram. Namun demikian, ini bukan kali pertama mereka melakukan pemusnahan. Sebelumnya juga sudah beberapa kali mereka melakukan pemusnahan barang bukti narkoba.

"Untuk hari ini yang dimusnahkan 1.05 gram sabu dengan tersangka S, dimana dia memiliki enam klip sabu seberat 1.05 gram. Sebelumnya juga sudah kita lakukan pemusnahan beberapa kali," ujarnya.

Wismo mengatakan bahwa saat ini memang sangat fokus melakukan pemantauan dan memerangi kejahatan narkotika.

"Kami tetap komitmen melaksanakan perintah Undang-Undang untuk memerangi kejahatan narkotika. Di 2020 kami juga sudah bekerja maksimal dengan menangkap 87 orang tersangka dan total barang bukti 1,8 kg," bebernya.

Di sepanjang 2020, kata Wismo, dari 87 tersangka itu hampir semuanya diancam hukuman mati. Hal ini karena mereka kedapatan membawa lebih dari 5 gram narkoba.

"Untuk tersangka apabila BB (barang bukti) di atas 5 gram, maka diancam dengan hukuman mati," katanya.

Lebih lanjut, Wismo mengatakan bahwa saat ini peredaran narkoba di Sambas terkategori sangat genting. Dari data 2020 menunjukkan ada peningkatan kasus yang ditangani oleh Satres Narkoba Polres Sambas.

"Untuk di Sambas peredaran narkotika semakin banyak. Jadi kita harap ada peran serta dari seluruh masyarakat dan stakeholder yang ada. Itu dilihat dari jumlah BB dan juga tersangka dan kasus yang meningkat dari tahun ke tahun di kasus yang kita tangani," ungkapnya.

"Dan Sambas memang kategori merah karena peningkatannya sangat drastis. Salah satunya karena faktor geografis karena kita ada di perbatasan dan masuknya lewat jalan-jalan tikus," pungkas Wismo. (noi)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda