Sambas post authorKiwi 28 Juli 2021

DPRD Sambas Sahkan Perda Kepemudaan

Photo of DPRD Sambas Sahkan Perda Kepemudaan Ilustrasi pemuda

 

SAMBAS, SP - Ketua Panitia Khusus (Pansus) 2 DPRD Kabupaten Sambas, Anwari menyampaikan laporan akhir tentang pembahasan lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di Kabupaten Sambas.

Salah satunya adalah pengesahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Kepemudaan, yang baru saja disahkan oleh DPRD Kabupaten Sambas di Rapat Paripurna yang dilaksanakan di ruang sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sambas.

Pada kesempatan itu, Anwari mengatakan penyusunan Raperda itu sudah melewati berbagai proses dan termasuk konsultasi publik.

"Kami sudah melakukan konsultasi ke Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Barat dan juga Singkawang, serta melaksanakan rapat bersama finalisasi draf Raperda dengan Dinas terkait," ujarnya, Selasa (27/7).

Diungkapkan, pemuda dianggap sebagai subjek pembangunan yang kedepannya mesti dilibatkan dalam berbagai program.

"Karena pemuda adalah objek maupun subjek untuk pembangunan bangsa, maka dengan posisi pemuda yang strategis mesti dipertahankan dan sesuai dengan semangat Sumpah Pemuda," ungkapnya.

"Pemuda juga mesti menjadi subjek dari pembangunan yang demokratis dan inovatif. Sehingga diperlukan landasan hukum dalam upaya pembangunan kepemudaan, sebagai wadah pengembangan potensi pemuda untuk meningkatkan SDM," tuturnya.

Saat ini, di tengah pesatnya perkembangan dunia digital maka peran pemuda sangat penting untuk Kabupaten Sambas.

"Di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat, kita memandang perlu peran aktif pemuda dan masyarakat dalam pembangunan kepemudaan di Kabupaten Sambas," tuturnya.

"Dengan demikian diharapkan bisa menjadi nilai luhur dan penerus cita-cita bangsa. Dengan terwujudnya pemuda yang berakhlak mulia, tangguh inovatif dan lainnya serta mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional," tegas politisi partai Gerindra itu.

Dalam Raperda itu sendiri, kata Anwari, terdapat 16 Bab dan 53 Pasal yang mengatur dan menjadi payung hukum bagi kegiatan-kegiatan kepemudaan di Kabupaten Sambas.

Bupati Sambas, Satono hadir di Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sambas, dengan agenda pengesahan 5 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sambas.

Pada kesempatan itu dia menuturkan, jika Perda yang baru saja disahkan itu adalah hasil dari kerjasama semua pihak, baik itu DPRD, Pemkab dan lain-lain.

"Raperda itu sudah disetujui untuk dijadikan Perda dan merupakan hasil kerja bersama antara Pemda, OPD dan legislatif," ujarnya.

"Untuk itu kita akan segera tindak lanjuti kepada Gubernur Kalimantan Barat untuk mendapat nomor registrasi," jelasnya.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan terimakasih kepada DPRD yang sudah bekerja keras untuk menyelesaikan Raperda tersebut menjadi Peraturan Daerah.

"Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota DPRD dan pansus yang sudah bekerja keras untuk menyelesaikan Raperda ini dan bisa selsai sesuai dengan harapan dan keinginan kita bersama," tuturnya.

Karenanya dia berharap agar nantinya Perda itu bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Sambas.

"Semoga Raperda ini bisa bermanfaat untuk kita semua, dan khususnya kepada masyarakat Kabupaten Sambas," tutupnya.

Mesti Berperan Ekstra

Eks Ketua Karang Taruna Kabupaten Sambas, Jepriadi mengatakan, pemuda mesti mendapatkan porsi yang lebih besar dalam proses pembuatan kebijakan.

"Pemuda tak hanya sebagai objek pembangunan, kita harus memiliki peran ekstra dalam pembangunan apalagi di era digitalisasi seperti saat sekarang ini," ungkapnya.

Lebih strategis, menurut Jepriadi, pemerintah daerah mesti lebih banyak melibatkan pemuda dalam hal pembuatan kebijakan, dan lain lain.

"Sekarang semua sudah dengan basis digitalisasi, dan yang paling paham akan hal ini adalah pemuda. Kita mesti melibatkan mereka untuk melakukan terobosan kebijakan yang mesti bersentuhan dengan lingkungan digital," pungkasnya. (noi)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda