Sambas post authorKiwi 29 Juni 2020 1,032

Sambas Masih Berjibaku dengan Tujuh Pasien Positif covid-19

Photo of Sambas Masih Berjibaku dengan Tujuh Pasien Positif covid-19 RAWAT PASIEN – Petugas kesehatan merawat pasien positif Covid-19 di sebuah rumah sakit.

SAMBAS, SP – Kabupaten Sambas masih didera Covid-19. Saat ini kabupaten yang dipimpin Atbah Romin Suhaili mencatat tujuh pasien positif Covid-19. Lima dari tujuh pasien positif itu adalah petugas kesehatan dan anggota kepolisian.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sambas, dr Fattah Mariyunani, Minggu (28/6).

"Saat ini total pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sambas ada tujuh orang, empat di antaranya petugas kesehatan dan satu anggota polisi. Selebihnya warga biasa," ungkap Fattah.

Para petugas kesehatan, lanjut Fattah, memegang peran penting dalam upaya penanggulangan Covid-19, akan tetapi juga memiliki risiko yang sangat tinggi untuk tertular.

"Para petugas kesehatan kita sudah mendapatkan perlindungan maksimal. Mereka menggunakan Alat Pelindung Diri, salah satunya petugas swab yang bahkan menggunakan APD lengkap, namun mungkin karena banyak yang dia tangani akhirnya Corona tembus juga," jelas Fattah.

"Yang positif sampai hari ini ada 13 orang dan sembuh 6 orang, yang masih dirawat tujuh orang. Rinciannya di RSUD Pemangkat empat pasien, RSUD Sambas dua orang, dan satu dirawat di RSUD Abdul Azis, Kota Singkawang," sambung Fattah.

Atas kondisi ini, kata Fattah, pihaknya akan mengefektifkan kegiatan rapid test guna meminimalisir kemungkinan penyebaran Covid-19.

"Kita akan lakukan rapid test berdasarkan tracking dengan cepat. Kalau secara masif kadang hasil tidak signifikan dan stok rapid test kita sudah mulai menipis," pungkasnya.

Sekretaris Komisi 2 DPRD Kabupaten Sambas, Erwin Johana mengatakan pihaknya sangat simpatik terhadap tenaga medis dan tim penanggulangan Covid-19 Kabupaten Sambas yang terpapar.

"Mereka menyadari akan tingginya risiko bertugas di garis depan dan apa yang menimpa tenaga medis kita adalah pengorbanan atas upaya untuk menyelamatkan warga Kabupaten Sambas. Kami prihatin sekaligus sangat berterimakasih atas peran dan pengorbanan maksimal tersebut," ungkapnya.

Hal ini menurut Erwin mestinya menjadi pembelajaran bagi masyarakat yang saat ini seakan mulai mengacuhkan kondisi pandemik.

"Sekarang sudah masuk new normal, akan tetapi kesadaran akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan oleh masyarakat masih tampak rendah. Para tenaga medis dan aparat di garis depan menggunakan APD yang memadai dan patuh pada protokol kesehatan, namun mereka di antaranya ada yang terpapar Corona. Harusnya ini menjadi warning bagi masyarakat agar tidak main-main menghadapi kondisi ini," jelasnya.

"Aparat kepolisian, TNI, Satpol PP, relawan dan tenaga medis adalah pejuang kita pada saat ini. Jangan mencibir ataupun tidak senang jika mereka menghampiri dan meminta kita menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan karena itu demi kebaikan kita semua," pungkasnya. 

Butuh Alat Proteksi Memadai

Tokoh Pemuda Sambas, Jimmy Pratomo mengatakan, para tenaga medis membutuhkan alat proteksi yang memadai guna menjaga keselamatan mereka dalam menangani pasien terkait Covid-19.

"Dengan tidak mengesampingkan para pejuang kita yang lain, para tenaga medis ini berada di garda depan penanganan langsung pasien terkait Covid-19. Pengorbanan mereka dengan mengutamakan kesehatan orang lain dan berpisah dengan keluarganya adalah sesuatu yang sangat mulia dan ini berat untuk dijalani. Karenanya bantuan bagi para tenaga medis ini sudah sepantasnya diberikan," katanya.

Tenaga medis, lanjut Jimmy, pada saat ini adalah pejuang yang sedang berada di tengah medan pertempuran. Melindungi mereka adalah sebuah keharusan.

"Dengan pengorbanan tenaga medis merawat pasien, kita semua tentu berharap mereka tidak ikut terpapar Covid-19, apalagi sampai membawa virus tersebut pulang ke rumah. Inilah satu satunyanya berjuang di medan pertempuran dengan mempertaruhkan keselamatan diri dan keluarga di rumah," jelasnya.

"Kami berharap para tenaga medis kita selalu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk terus berjuang dan melawan penyebaran virus Covid-19," pungkasnya. (noi/bah)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda