Sambas post authorKiwi 30 April 2021 46

Keluarkan Surat Edaran untuk Pedagang, Atbah Pastikan Sembako Stabil

Photo of Keluarkan Surat Edaran untuk Pedagang, Atbah Pastikan Sembako Stabil PASAR – Suasana transaksi jual beli di sebuah pasar. Pemerintah daerah diminta memantau stok sembako agar tidak terjadi kelangkaan.

SAMBAS, SP - Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili mengajak para pedagang turut memberikan kepedulian menyikapi Ramadan dan lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah di tengah-tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Kata Bupati, dia telah mengeluarkan Surat Edaran tentang imbauan kepada para pedagang di Kabupaten Sambas menjelang Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Imbauan itu, kata Bupati, terkait dengan ketentuan agar tidak menaikkan harga kebutuhan pokok dan lainnya secara tidak wajar atau semaunya. Selain itu, diharapakan juga agar tidak terjadi penimbunan kebutuhan pokok selama pandemi Covid-19.

"Pemerintah Daerah memberikan perhatian serius terhadap kondisi ini, agar tidak terjadi kelangkaan stok dan gejolak kecenderungan kenaikan harga barang kebutuhan pokok," ujarnya, Kamis (29/4).

"Pemerintah daerah juga mengajak para pedagang turut bekerja sama, dengan tidak menaikkan harga secara tidak wajar atau semaunya, dan terpenting adalah tidak menimbun barang untuk keperluan spekulasi mencari keuntungan pribadi," ingat Bupati.

Hal lain yang juga menjadi perhatian Bupati dalam edarannya adalah diharapkan agar tidak menjual atau mengedarkan barang-barang kedaluwarsa, rusak atau tidak layak konsumsi.

Kerja sama dari para pedagang dalam menyikapi dan menjaga ketersediaan kebutuhan pokok selama Ramadan dan jelang Idul Fitri, menurut Bupati, dapat menekan tingkat keresahan di lingkungan masyarakat.

"Para distributor atau agen, pemilik toko, pedagang hingga pengecer, kita harap kerja samanya dalam hal ini. Kita perlukan kerja sama untuk memulihkan stabilitas perekonomian negeri," jelas Atbah.

Tidak hanya itu, Bupati juga mengajak semua komponen untuk mendukung upaya pemerintah dan tidak mudah terpancing dengan kondisi atau isu yang provokatif.

Karenanya, dia berharap agar pada bulan Ramadan dan Idul Fitri ini semua umat merasakan kebahagiaan.

"Semoga kita diberikan kenikmatan menjalan ibadah puasa dan semarak menyambut Idul Fitri, kondisi kegiatan usaha hingga kelancaran distribusi arus barang tetap lancar. Semua keperluan pokok warga terjangkau dan tersedia," tutup Bupati.

Mesti Tersedia

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sambas, Erwin Johana mengatakan DPRD mendukung upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga barang-barang kebutuhan pokok di pasaran.

Salah satunya adalah dengan mengeluarkan Surat Edaran tentang imbauan kepada para pedagang di Kabupaten Sambas menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

"Kita mendukung upaya ini sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok yang ada di lapangan," ujarnya, Rabu (28/4).

Erwin mengatakan bahwa memang ada beberapa pertimbangan yang mesti diperhatikan. Salah satunya adalah jumlah persediaan barang yang harus benar-benar diperhatikan.

"Jadi Pemda juga harus melihat data persediaan barang di lapangan. Dengan begitu saya yakin harga-harga barang tidak akan naik signifikan," katanya.

Beberapa kebutuhan pokok yang sering naik menjelang lebaran adalah komoditas seperti telur, daging sapi ataupun gas.

Karenanya, masih ada kurang lebih satu pekan lamanya untuk mendata lalu menyiapkan suplai barang agar harga kebutuhan pokok tetap stabil.

"Seperti telur, permintaannya pasti tinggi karena selain untuk kebutuhan sehari-hari, masyarakat kita tradisinya juga buat kue dan lainnya, jadi kemungkinan permintaan akan naik. Lalu bagaimana kita mempersiapkan persediaannya," katanya.

"Begitu juga daging sapi ataupun gas. Kalau persediaan barang kita tidak ada, maka terjadilah hukum ekonomi, jika langka pasti terjadi kenaikan harga barang. Untuk itu, kita antisipasi memang sejak dini," tutupnya. (noi) 

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda