Sanggau post authorKiwi 01 Desember 2021

Permohonan Dispensasi Nikah di Bawah Umur di Sanggau dan Sekadau Meningkat

Photo of Permohonan Dispensasi Nikah di Bawah Umur di Sanggau dan Sekadau Meningkat Nana

SANGGAU, SP - Data Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Sanggau menyebut, per 30 November 2021 tercatat 134 permohonan dispendasi nikah di bawah umur. Jumlah itu merupakan permohonan dari dua kabupaten di Kalbar yang masuk wilayah kerja Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Sanggau, yaitu Sanggau dan Sekadau.

Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Sanggau Nana kepada wartawan baru-baru ini mengatakan, permohonan dispensasi nikah di bawah umur pada tahun 2021 mengalami peningkatan dibanding tahun 2020.

“Tahun ini ada 134 permohonan dispensasi nikah di bawah umur, sedangkan tahun lalu hanya tercatat 111 permohonan. Kalau dihitung-hitung, ada sekitar 20 persen lebih kenaikannya itu,” ujar Nana.

Ia mengungkapkan, dari 134 permohonan dispensasi nikah tersebut, 114 diantaranya dikabulkan, 3 permohonan gugur dan 7 permohonan dicabut. “Jadi, ini memang merupakan program kami juga di Pengadilan Agama Sanggau, karena mereka meminta diizinkan untuk menikah pada umur di bawah 19 tahun,” kata Nana.

Diketahui, telah terjadi perubahan Undang-undang tentang Pernikahan, yaitu UU Nomor 16 Tahun 2019 yang mengubah UU Nomor 1 Tahun 1974. Dalam UU Nomor 1 Tahun 1974, batas umur pernikahan untuk laki-laki adalah 19 tahun dan perempuan 16 tahun. Namun dalam UU Nomor 16 Tahun 2019 batasan itu diubah, laki-laki dan perempuan yang diizinkan menikah oleh negara harus berusia 19 tahun.

“Permohonan dispensasi nikah itu sesuai dengan pasal 7 Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Undang-undang Perkawinan yang menaikan usia perkawinan minimal 19 tahun untuk bisa menikah. Jadi, ada 134 kasus pernikahan dibawah umur yang ada di Sanggau dan Sekadau, kalau misalkan setengahnya saja maka di Sanggau ada sekitar 67 kasus,” ucap Nana.

Menurut dia, ada tiga penyebab pernikahan dini terjadi. Pertama, sudah hamil duluan, kedua sudah berhubungan suami istri tapi belum hamil dan ingin menikah, dan ketiga karena sudah lama pacaran dan ingin segera menikah.

“Kalau kondisinya seperti itu hampir dipastikan tidak ada permohonan dispensasi kawin yang kami tolak. Permohonan itu gugur kalau pemohon tidak datang sama sekali dan atau mereka mencabut sendiri permohonannya karena alasan tertentu,” tutup Nana. (jul)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda