Sanggau post authorKiwi 02 Juni 2020 100

Lansia di Mukok Cabuli Anak Dibawah Umur

Photo of Lansia di Mukok Cabuli Anak Dibawah Umur

SANGGAU, SP - Seorang lansia berusia 77 tahun warga asal Dusun sei akar Rt.014 Desa Semuntai, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau telah dilaporkan ke Polsek Mukok atas tuduhan pencabulan dan persetubuhan dengan anak dibawah umur pada 27 mei 2020 lalu.

Usai melakukan aksi bejadnya itu, sebelum di tangkap oleh aparat kepolisian Polsek Mukok, Polres Sanggau pelaku sempat melarikan diri ke hutan.

Saat di konfirmasi via whatsap, Kapolsek Mukok, Iptu Suprianto membenarkan adanya laporan orang tua korban terkait dengan kasus pencabulan anak dibawah umur tersebut pada Kamis (28/5) sekira pukul 08.00 WIB pelapor langsung datang ke Polsek Mukok untuk melaporkan anaknya telah dicabuli dan disetubuhi oleh pelaku berinisial S.

Selain pelaku, pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya berupa satu helai baju singlet kuning polos, satu helai baju kaos lengan pendek warna putih motif kuda poni bertuliskan all ways in love, satu helai celana pendek warna ungu bergambar Cinderella, satu helai celana dalam warna pink.

"Ya benar, beberapa hari kemarin ada kasus pencabulan anak dibawah umur pelakunya warga Dusun sei akar Rt.014 Desa Semuntai Kecamatan Mukok," ujar Iptu Suprianto, Senin (1/6).

“Korban telah dilakukan pemeriksaan visum di Puskesmas Mukok. saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan luka atau tanda kekerasan benda tumpul di bagian kemaluan anak tersebut,” ujarnya.

Dalam rilisnya Kapolsek Mukok Iptu Suprianto menjelaskan kronologi kejadiannya.

"Korban datang ke rumah pelaku dan mengajak bermain. Namun, situasi tersebut dimanfaatkan untuk melakukan pencabulan dengan memegang dan menyetubuhi korban. Aksi pelaku akhirnya diketahui usai kepergok oleh orang tua korban," jelas Iptu Suprianto dalam Rilisnya.

Saat ini, pelaku berinisial S tersebut masih diamankan di Polsek Mukok, Polres Sanggau untuk mempertanggung jawabkan perbuatan yang dilakukannya dan proses penanganan lebih lanjut. (bry)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda