Sanggau post authorKiwi 03 Juni 2020 184

New Normal Belum Bisa Diterapkan Pemkab Sanggau

Photo of New Normal Belum Bisa Diterapkan Pemkab Sanggau NEW NORMAL - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sanggau menggelar rapat menyikapi kebijakan new normal selama pandemi Virus Corona di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Sanggau, Selasa (2/6). 

Sanggau, SP - Sebanyak 102 kabupaten/kota masuk zona hijau dan diizinkan pemerintah untuk menerapkan fase new normal, yakni tatanan hidup normal yang baru selama pandemi Virus Corona atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Diantara kabupaten/kota tersebut, Kabupaten Sanggau tidak termasuk di dalamnya.

Meski begitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sanggau tetap mempersiapkan panduan untuk memasuki fase tersebut. Persiapan dilakukan dengan menggelar Rapat Bersama Forkopimda, Kemenag dan OPD terkait kebijakan new normal di Lantai II Kantor Bupati Sanggau, Selasa (2/6).

“Berkaitan dengan ASN akan kita tindaklanjuti internal kita, untuk persiapan bagaimana bekerja di kantor. Tapi dengan prosedur yang benar soal protokol kesehatannya. Ini sedang kita rancang SK-nya, nanti baru pelan-pelan akan dimaksimalkan pelaksanaanya.,” kata Bupati Sanggau, Paolus Hadi (PH) ditemui wartawan usai rapat.

Rapat juga membahas penerapan prosedur standar new normal di sektor perdagangan. “Kita baru mau menyiapkan aturannya, supaya lebih tertib seperti apa. Kalau ibadah domainnya pemerintah daerah juga, karena ada surat dari kementerian. Nah, ini yang mendesak,” jelas PH.

Bupati Sanggau dua periode ini menyebut, penerapan new normal di tempat ibadah sudah lama ditunggu masyarakat. Pemkab akan terus melakukan rapat bersama tokoh agama dan pihak terkait lain.

“Belum kita finalkan, karena ini sangat sensitif. Dalam minggu-minggu ini akan terus rapat dengan tokoh agama. Tadi saya sudah sampaikan ke Kemenag. Dan sudah ada surat Kemenag, tapi itu harus jelas. Mekanismenya harus ada di tingkat kita. Makanya, tadi saya sudah memastikan seperti apa persiapannya. Mudah-mudahan dalam minggu ini, kita terus marathon untuk menidaklanjuti surat menteri,” terang PH.

Meski mulai membahas berbagai persiapan menuju new normal, Bupati menegaskan, sekarang ini Sanggau belum bisa menerapkan kebijakan tersebut. “Sanggau belum bisa new normal. Hanya mempersiapkan saja yang tiga tadi. Sekali lagi, kita tidak termasuk zona yang dianjurkan. Kita bukan yang termasuk dari 102 itu. Tapi kita berjuang untuk memastikan di dalam wilayah Sanggau nanti ada daerah yang kita pastikan zona hijau,” ucap PH.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sanggau ini berpendapat, new normal adalah mengubah kebiasaan orang yang mungkin tidak terlalu peduli dengan kesehatan, terutama dalam penanganan Virus Corona.

“Contoh kebiasan kita sekarang pakai masker, dulu kan ndak. Waktu-waktu tertentu kita cuci tangan, bekal handsanitizer, kemudian jaga jarak. Kalau masyarakat ndak disiplin, ndak bisa. Kalau disuruh pakai masker, lalu mau betinju, ndak ada gunanya. Jadi ini kesadaran,” imbuh PH.

Untuk itu, ketika new normal sudah diterapkan, kebijakan-kebijakan sudah dibuat, PH menegaskan, sosialisasi menjadi penting. “Kalau semuanya sudah siap, kita laksanakan. Bisa jadi kita ambil contoh beberapa tempat dulu. Misalnya di Pasar Sentral, tempat orang berdagang, kita atur jarak yang benar, pedagang pakai masker, yang belanja pakai masker, ke depan juga kita tidak tahu kalau uang menjadi sumber penularan, harus ada mekanisme seperti apa. Nah, ini kan perlu dipersiapkan, perlu disosialisasikan,” kata Bupati.

Kemudian, PH menambahkan, tidak ada lagi bertengkar ketika new normal sudah diterapkan dengan prosedur standar yang ada. “Jangan kita bertengkar lagi, lagi asyik bertransaksi, eh kamu ndak pakai masker, alasan macam-macam. Tertinggal lah, ini itu, ndak ada lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sanggau tersisa 1 orang. Berkurangnya kasus positif itu, setelah Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sanggau, Ginting mengkonfirmasi satu orang lagi dinyatakan sembuh dari virus tersebut.

“Kabar baik, satu orang yang terkonformasi positif dinyatakan sembuh, setelah dua kali pemeriksaan PCR-nya negatif. Dia adalah pria 54 tahun dan merupakan anggota Gugus Tugas Kecamatan Balai (Batang Tarang),” kata Ginting, Selasa (2/6).

Ia menjelaskan, karena berstatus orang tanpa gejala (OTG), pria tersebut tidak dirawat di rumah sakit, melainkan diisolasi mandiri di rumah isolasi Mess Diklat Pemkab Sanggau sejak 9 Mei 2020. “Hari ini (kemarin, red), yang bersangkutan kami jemput untuk pulang ke rumanya,” ujar Ginting.

Meski sudah dinyatakan sembuh, dia meminta agar yang bersangkutan tetap melaksanakan protokol kesehatan. “Kami minta beliau tetap berada di rumah dulu hingga 14 hari kedepan, dan tidak menerima tamu sementara waktu. Ini juga bertujuan memulihkan kesehatan fisik dan psikologis yang bersangkutan,” tutup Ginting.

Sekadau Status KLB

New normal juga belum bisa diterapkan di Kabupaten Sekadau. Pasalnya, terdapat empat orang positif Covid-19. Sehingga Pemkab Sekadau harus mengeluarkan status Kejadian Luar Biasa (KLB). Masyarakat juga diharuskan menaati aturan protokol kesehatan.

“Kami juga belum mempelajari persyaratan untuk suatu daerah dalam melaksanakan new normal. Kita masih menunggu juga instruksi dari gubernur, mengingat Kabupaten Sekadau masih dalam zona merah dan status KLB. Sehingga kita masih mentaati aturan-aturan protokol kesehatan,” ungkap Wakil Bupati Sekadau, Aloysius, usai rapat bersama tokoh masyarakat dan agama, Jumat (29/5) lalu.

Aloysius mengungkapkan, Kabupaten Sekadau sampai hari ini masih berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 terlebih dahulu. Sehingga trend kasusnya tidak naik lagi, bahkan turun.

“Pandemi Covid-19 bukan suatu aib, semua negara terkena. Para pembesar Negara juga terkena pandemik ini. Kita lakukan isolasi, agar mereka bisa dicek, dijaga kesehatannya, dikasi vitamin dan lain sebagainya. Sehingga nanti saat swab yang kedua, mudah-mudahan tidak ada lagi atau sudah non reaktif. Itu yang kita harapkan," tegasnya.(jul/akh/yun)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda