Sanggau post authorKiwi 05 Agustus 2020 32

DPRD Sanggau Bahas 4 Raperda Usulan Eksekutif

Photo of DPRD Sanggau Bahas 4 Raperda Usulan Eksekutif NOTA PENGANTAR - Bupati Sanggau, Paolus Hadi saat menyampaikan Nota Pengantar Empat Raperda Eksekutif dalam rapat paripurna yang digelar di Lantai III Gedung DPRD Sanggau, Selasa (4/8).

Sanggau, SP - Empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan eksekutif mulai dibahas di DPRD Sanggau. Sebelumnya, usulan empat raperda itu terhenti karena belum memiliki naskah akademik.

Dimulainya pembahasan empat raperda itu ditandai dengan digelarnya rapat paripurna. Agendanya, penyampaian nota pengantar empat raperda oleh Bupati Sanggau Paolus Hadi di Lantai III Gedung DPRD Sanggau, Selasa (4/8).

Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sanggau Jumadi, didampingi Wakil Ketua DPRD Sanggau masing-masing Acam dan Timotius Yance itu dihadiri Kapolres Sanggau AKBP Raymond M Masengi, Kajari Sanggau Tengku Firdaus, dan Kasdim 1204/Sanggau Mayor Czi Budi Rahardi.

Empat raperda yang mulai dibahas, yakni Raperda tentang Perubahan Atas Perda Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, Raperda tentang Pembayaran Pajak Daerah Secara Elektronik, Raperda tentang Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Baonglawang Perkotaan Sanggau Tahun 2020-2039, dan Raperda tentang Perubahan Kedua Atas Perda Nomor 2 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum.

Ditemui usai paripurna, Jumadi mengatakan, empat raperda tersebut sudah masuk dalam proses pembahasan. Legislator PDI Perjuangan ini memastikan, empat raperda itu sudah memiliki naskah akademi, sehingga pembahasannya bisa dilanjutkan. “Ini kan demi kepentingan Sanggau. Kalau kita tidak bahas ruginya ada di kita. Kajian akademis sudah dilalui antara Bapemperda dengan Bagian Hukum,” ujarnya.

Jumadi menyebut, proses pembahasan empat raperda tersebut masih panjang. “Nanti PU (pandangan umum) fraksi, kemudian rapat kerja fraksi-fraksi. Ini kan proses tahap satu. Nanti ada tahap dua,” jelasnya.

Disinggung soal Raperda Penyertaan Modal Bank Kalbar, Jumadi mengatakan, akan dibahas kemudian. “Untuk Bank Kalbar tak ada persoalan. Cuma sekarang kita masih fokus empat raperda ini. Kalau ini sudah selesai, mungkin Raperda Penyertaan Modal bisa bersamaan dengan raperda inisiatif,” tutupnya.(jul/yun)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda