Sanggau post authorKiwi 06 Juli 2020 76

PT SISU dan PT SAP Kembali Disorot Terkait Kasus Karhutla

Photo of PT SISU dan PT SAP Kembali Disorot Terkait Kasus Karhutla Wakil Ketua LSM Citra Hanura Kabupaten Sanggau, Abdul Rahim

Sanggau, SP - Lambatnya penanganan dua korporasi terkait kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menyeret PT SISU dan PT SAP di Kabupaten Sanggau terus disorot. Kali ini, kritikan datang dari Wakil Ketua LSM Citra Hanura Kabupaten Sanggau, Abdul Rahim.

“Penanganan kasus karhutla yang melibatkan dua perusahaan di Kabupaten Sanggau memang terkesan lamban. Ini menjadi preseden buruk penegakan hukum, khususnya di bidang lingkungan. Sehingga efek jera bagi para pelaku karhutla untuk taat akan aturan dan tata kelola lingkungan hidup akan pudar,” kata Rahim, Minggu (5/7).

Padahal, dia menyebut, kasus karhutla yang melibatkan dua korporasi itu sudah bergulir sejak tahun 2019. “Kita memahami semua sudah bekerja dengan baik dan teliti, dalam penetapan tersangka perlu fakta dan data. Namun, semuanya itu perlu dibarengi dengan keseriusan dan komitmen aparat penegak hukum, sehingga persoalan ini tidak menjadi pertanyaan publik,” ujar Rahim.

Ia kemudian membandingkan kasus karhutla yang menyeret masyarakat biasa. Begitu cepat berproses hingga masuk ke meja hijau. “Kalau menyangkut masyarakat biasa cepat prosesnya, kalau korporasi lambat. Inilah yang menjadi pertanyaan besar dalam penanganan karhutla, ada apa gerangan,” ucap Rahim.

Publik, lanjut dia, menanti keseriusan dan keadilan aparat penegak hukum. Jika ada kendala disana-sini, mestinya dipublikasikan ke publik. Sehingga tidak timbul prasangka di publik. “Akibatnya kepercayaan akan penanganan hukum bidang lingkungan hidup agak kurang,” imbuh Rahim.

Untuk itu, dia berharap, kasus ini segera dituntaskan. Dia berharap, persoalan ini cepat dituntaskan. Sehingga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum semakin tinggi. Selain itu, koordinasi antar para penegak hukum harus diperkuat.

“Jangan sampai keinginan kita membersihkan para pelaku pembakar hutan hanya angan-angan. Juga jangan menyalahkan satu dengan yang lain,” pungkas Rahim. (jul/yun)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda