Sanggau post authorKiwi 10 Juni 2021

UPDATE 10 Juni: Bertambah 42, Total Kasus Covid-19 di Sanggau Capai 1.731

Photo of UPDATE 10 Juni: Bertambah 42, Total Kasus Covid-19 di Sanggau Capai 1.731 Sarimin Sitepu

SANGGAU, SP - Kasus baru konfirmasi positif Covid-19 masih ditemukan di Kabupaten Sanggau. Data Satgas Penanganan Covid-19 setempat hingga Kamis (10/7/2021) menunjukkan, ada tambahan 42 kasus baru dalam 24 jam terakhir.

Dengan demikian, total kasus konfirmasi positif Covid-19 di Bumi Daranante, julukan Kabupaten Sanggau saat ini mencapai 1.731 orang. Angka ini terhitung sejak kasus pertama diumumkan Bupati Sanggau Paolus Hadi pada Maret 2020 lalu. Masih berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 yang sama, untuk kasus sembuh bertambah 4 dari sehari sebelumnya yang berjumlah 1.484.

Dengan adanya penambahan kasus sembuh ini, maka total kasus sembuh di Kabupaten Sanggau menjadi 1.488 orang. Sementara untuk kasus meninggal dunia dalam 24 jam terakhir tidak ada penambahan, yaitu berjumlah 33 orang.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau Sarimin Sitepu menyampaikan, dari total 210 kasus aktif per tanggal 10 Juni 2021, sebanyak 11 orang menjalani isolasi karantina di tempat yang disediakan Pemkab Sanggau, 4 orang menjalani isolasi perawatan di RSUD M.Th Djaman Sanggau dan 195 orang menjalani isolasi mandiri.

"Per tanggal 9 Juni kemarin, ada 168 kasus aktif. Dan hari ini (kemarin, red) ada tambahan 42 kasus baru. Sehingga total kasus aktif sampai dengan tanggal 10 Juni 2021 berjumlah 210 orang. Kasus baru ini berdasarkan hasil pemeriksaan Mobil PCR Pemkab Sanggau. Kemudian ada 113 sampel yang masih menunggu hasil laboratorium," ungkapnya, Kamis (10/6/2021).

Terkait progress pelaksanaan vaksinasi, dibeberkan Sarimin, jumlah vaksin yang telah tiba di Sanggau sebanyak 24.960 dosis. Dari jumlah ini, sudah terpakai 16.600 dosis dengan jumlah yang sudah divaksin sebanyak 8.867 orang.

"Sampai dengan tanggal 10 Juni, sudah divaksin sebanyak 8.867 orang. Rinciannya 1.832 tenaga kesehatan, 6.321 petugas publik dan 714 lansia," demikian Sarimin. (jul)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda