Sanggau post authorKiwi 16 Januari 2021 131

Sanggau Tunda Pembelajaran Tatap Muka, Belum Ada Rekomendasi dari Satgas Covid-19

Photo of Sanggau Tunda Pembelajaran Tatap Muka, Belum Ada Rekomendasi dari Satgas Covid-19 Ilustrasi

SANGGAU, SP - Januari 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sanggau masih menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penundaan tersebut belum bisa dipastikan hingga kapan.

“Sesuai SKB (Surat Keputusan Bersama, red) 4 Menteri, bahwa kalau sekolah itu mau melakukan tatap muka, harus ada rekomendasi dari Satuan Tugas (Satgas) Virus Corona atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) tingkat kabupaten. Tapi sampai saat ini, pak Bupati selaku Ketua Tim Satgas belum merekomendasikan kepada kita untuk melakukan pembelajaran tatap muka," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau, Sudarsono, baru-baru ini.

Sudarsono mengatakan, sementara ini kegiatan belajar mengajar masih dilakukan secara dalam jaringan (Daring) atau belajar dari rumah. "Kalau sudah ada rekomendasi dari pak Bupati selaku Ketua Satgas Covid-19, secara teknis akan kita surati pihak sekolah. Tapi sekali lagi, belum ada," ujar Sudarsono.

Meski nanti Vaksin Covid-19 telah tiba di Kabupaten Sanggau, tidak secara otomatis kegiatan belajar mengajar tatap muka dapat dilaksanakan. "Walaupun vaksin sudah datang, kita lihat perkembangannya. Kita lapor lagi dengan tim Satgas, selaku penanggungjawab. Kalau diizinkan, akan kita lakukan. Tapi sampai sekarang belum. Kita sudah membuat surat edaran ke sekolah-sekolah bahwa pembelajaran masih dilakukan secara virtual. Sebelum Natal (tahun 2020), sudah kita edarkan,” kata Sudarsono.

Terlebih Sudarsono menyebut, waktu datangnya vaksin ke Kabupaten Sanggau juga belum bisa dipastikan. "Kita kan belum tahu vaksinnya ke mana, kita belum dapat informasi siapa yang divaksin. Apakah sekolah juga dapat. Ya kita menunggulah,” pungkas Sudarsono.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting mengatakan, untuk tahap pertama, vaksin yang akan tiba sebanyak 703 vial (dosis). Vaksin Sinovac ini akan dipakai untuk tenaga kesehatan dan penunjang tenaga kesehatan.(jul/yun)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda