Sanggau post authorKiwi 20 Januari 2021 1,123

Polres Sanggau Ambil Alih Kasus Dugaan Pemerkosaan Pegawai Imigrasi Entikong

Photo of Polres Sanggau Ambil Alih Kasus Dugaan Pemerkosaan Pegawai Imigrasi Entikong AKBP Raymond M Masengi

Sanggau, SP - Polres Sanggau mengambil alih penanganan kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar berinisial RF terhadap pegawainya berinisial RPP.

Seperti diketahui, korban melaporkan RF ke Polsek Entikong pada Kamis, 14 Januari 2021.

"Kasus ini ditarik ke Polres Sanggau," kata Kapolres Sanggau AKBP Raymond M Masengi ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (20/1).

Untuk mengungkap kasus tersebut, polisi sudah memeriksa korban maupun terduga pelaku.

"Korban RPP, yang dilaporkan RF diduga atasannya. Kemarin sudah diperiksa sebagai saksi, dan hari ini sedang direncanakan gelar perkara untuk penentuan langkah-langkah penyidikan yang akan kita laksanakan," ujar Raymond.

Kapolres mengungkapkan, keterangan awalnya didapat suka sama suka, tetapi laporan pemaksaan atau pelecehan.

"Ini yang perlu kita buat terang. Yang pasti kita berpegang pada laporan dari korban bahwa dia merasa dilecehkan. Sehingga persoalan ini bisa kita proses sesuai kejadian yang sebenarnya," tegasnya.

Berdasarkan laporan korban, dijelaskan Raymond, kejadian dugaan pelecehan tersebut terjadi pada tanggal 14 Januari 2021 dan dilaporkan di hari yang sama.

"Korban dan terduga tersangka sudah dewasa, otomatis kami perlu melakukan penanganan kasus secara profesional untuk membuat terang permasalahan ini," katanya.

Kapolres menyebut, pihaknya juga akan meminta keterangan beberapa ahli terutama kaitannya dengan persoalan yang dilaporkan.

"Karena memang ini butuh konsentrasi khusus untuk pembuktiannya. Oleh sebab itu mohon sabar," ucapnya.

Terkait kronologis kejadian yang dilaporkan, Raymond menuturkan, korban dipanggil untuk urusan kerjaan di rumah dinas RF dan di situlah terjadi dugaan pelecehan tersebut. Namun di tempat tersebut tidak ada saksi lain kecuali mereka berdua.

"Oleh sebab itu kami butuh langkah-langkah penyidikan untuk membuat terang persoalan yang dilaporkan tersebut. Penyidikan yang akan kita lakukan tergantung dengan hasil pemeriksaan, apakah bisa dikenakan UU kaitan pemerkosaan atau pelecehan, tergantung nanti hasil gelar perkara yang akan kita laksanakan," pungkas Kapolres. (jul)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda