Sanggau post authorBob 21 November 2020 32

Satgas Pamtas 642 Terapkan Secara Ketat Protokol Kesehatan Terhadap PMI

Photo of Satgas Pamtas 642 Terapkan Secara Ketat Protokol Kesehatan Terhadap PMI AWASI - Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas secara ketat menerapkan protokol kesehatan kepada para PMI di tiga pintu masuk perbatasan Kalimantan Barat.Ist

SANGGAU, SP - Upaya mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah perbatasan terus diupayakan oleh Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas. Salah satunya dengan menerapkan secara ketat protokol kesehatan kepada para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di tiga pintu masuk perbatasan Kalimantan Barat.

Satgas Pamtas Yonif 642/Kps bersama pemangku kepentingan lainnya melakukan pengecekan dan pengawasan terhadap PMI yang masuk melalui PLBN Entikong, PLBN Aruk dan PPLB Jagoi Babang.

Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kps, Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan, mulai dari kedatangan para PMI penerapan protokol kesehatan sudah dilakukan oleh Satgas Pamtas.

"Serangkaian protokol kesehatan, mulai dari mencuci tangan kemudian melewati bilik chumber serta pemeriksaan kesehatan wajib diikuti oleh para PMI," kata Dansatgas.

Menurut Dansatgas, penerapan protokol kesehatan ini adalah upaya antisipasi terhadap penyebaran virus corona.

"Kita ketahui Malaysia juga merupakan wilayah pandemi. Kita tidak ingin kepulangan PMI menambah jumlah kasus terkonfirmasi di dalam negeri. Untuk itu standar protokol kesehatan perlu diterapkan," pungkas Letkol Inf Alim Mustofa.

Antisipasi Covid-19, Koramil Entikong Jalankan Protokol Kesehatan Terhadap PMI

Pengawasan terhadap para PMI yang akan kembali ke kampung halamannya melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kalimantan Barat juga terus dilakukan oleh Koramil 1204-21/Entikong. Ini dilakukan mengantisipasi terjadinya penyebaran Covid-19.

Pengawasan dilakukan Koramil 21/Entikong bersama dengan Karantina Kesehatan Pelabuhan Entikong, Imigrasi Entikong, P4TKI Entikong dan Satgas Pamtas Yonif 642/Kps. Pengawasan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat kepada para PMI.

Danramil 21/Entikong, Mayor Inf Arman, S., mengatakan, sesuai dengan kebijakan pemerintah bahwa setiap orang yang masuk ke Indonesia wajib mengikuti prosedur kekarantinaan kesehatan dan pemeriksaan kesehatan tambahan yang berlaku di Indonesia.

"Untuk itu, mulai kedatangan kita sudah terapkan protokol kesehatan, mulai dari mencuci tangan, penyemprotan disinfektan kepada orang berikut barang bawaan dan pengecekan suhu tubuh," kata Danramil.

Selanjutnya kata Danramil 21/Entikong para PMI dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Karantina Kesehatan Pelabuhan Entikong. Para PMI discrening melalui rapid test.

Mayor Inf Arman, S., mengatakan, untuk kemarin, sebanyak 79 PMI yang masuk ke wilayah Indonesia seluruhnya dinyatakan aman. Dan bisa melanjutkan perjalanan sesuai dengan tujuan daerah masing - masing.

"Dari hasil rapid test seluruhnya dinyatakan non reaktif. Namun kepada mereka kita menghimbau untuk melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari, menerapkan phyisical distancing, memakai masker dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat," pungkas Mayor Inf Arman, S. (ril)

 

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda