Sanggau post authorKiwi 24 Februari 2021 68

Hingga Februari 2021, 204 Napi Rutan Sanggau Dapat Asimilasi

Photo of Hingga Februari 2021, 204 Napi Rutan Sanggau Dapat Asimilasi Acip Rasidi

SANGGAU, SP - Sepanjang 2020 hingga Februari 2021, sebanyak 204 narapidana atau napi di Rutan Kelas IIB Sanggau mendapat program asimilasi dari Kementerian Hukum dan HAM. Program asimilasi ini dilaksanakan di rumah.

“204 napi yang mendapat asimilasi ini terdiri dari 5 napi perempuan dan 199 napi laki-laki. Angka ini dari bulan April 2020 sampai dengan saat ini,” kata Kepala Rutan Kelas IIB Sanggau Acip Rasidi, Rabu (24/2/2021).

Ia menjelaskan, program asimilasi ini merupakan proses pembinaan napi yang dilaksanakan dengan membiarkan napi dalam kehidupan masyarakat. “Ratusan napi yang menjalani asimilasi di rumah, setelah 2/3 masa pidananya secara otomatis mendapatkan integrasi berupa CB (cuti bersyarat), PB (pembebasan bersyarat),” jelas Acip.

Untuk proses pembimbingan dan pengawasan bagi napi yang mendapat asimilasi ini, ia menyebut, dilakukan Pembimbing Kemasyarakatan Balai Permasyarakatan (PK Bapas).

“Tahun ini pemberian asimilasi diperketat, berdasarkan Permenkumham 32 tahun 2020 yang merupakan pengganti Permemkumham 10 tahun 2020. Lebih fokus berkelakuan baik selama minimal 6 bulan. Dan program asimilasi ini juga diperpanjang hingga Juni atau jatuh tempo 2/3 masa pidananya paling lama tanggal 30 Juni 2021,” jelas Acip.

Kepada para napi yang sementara atau sudah menjalani asimilasi dan integritas di rumah, ia berpesan agar menghindar perbuatan melanggar hukum dan mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

“Berikan yang terbaik bagi bangsa dan negara, khususnya di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Tunjukkan bahwa kalian juga mampu ikut serta dalam pembangunan yang aktif dan produktif,” harap Acip.

Bagi napi yang sampai saat ini belum mendapatkan kesempatan berasimilasi dan berintegrasi di tengah-tengah masyarakat, ia berpesan agar tetap mengikuti serta taat terhadap peraturan dan tata tertib yang telah ditentukan.

“Tetap semangat budayakan hidup bersih di lingkungan blok maupun kamar hunian serta mengikuti setiap program pembinaan. Agar kelak setelah keluar atau bebas dapat berguna bagi diri sendiri, keluarga maupun pemerintah,” imbunnya.

Acip menambahkan, saat ini jumlah penghuni Rutan Sanggau sebanyak 504 orang dari kapasitas Rutan Sanggau sebanyak 211 orang. “Di dalam Rutan 488 orang, di luar Rutan atau tahanan dititip di Polres dan Polsek sebanyak 16 orang,” pungkasnya. (jul)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda