Sanggau post authorKiwi 25 Februari 2021 78

Buka Konferensi Kerja I PGRI Sanggau, Wabup Ontot: Harapan Besar Para Guru Ada di PGRI

Photo of Buka Konferensi Kerja I PGRI Sanggau, Wabup Ontot: Harapan Besar Para Guru Ada di PGRI Wabup Sanggau Yohanes Ontot saat menghadiri sekaligus membuka Konferensi Kerja ke-I PGRI Kabupaten Sanggau di Gedung PGRI Kabupaten Sanggau, Kamis (25/2)

SANGGAU, SP - Wakil Bupati (Wabup) Sanggau Yohanes Ontot membuka Konferensi Kerja ke-I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sanggau. Kegiatan yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat itu berlangsung di Gedung PGRI Kabupaten Sanggau, Kamis (25/2/2021).

Hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau Sudarsono, Ketua PGRI Provinsi Kalbar Prof Dr Samiun, Ketua PGRI Kabupaten Sanggau Silas serta pengurus PGRI kecamatan se-Kabupaten Sanggau.

Pada kesempatan itu, Ontot berharap PGRI mampu merencanakan hal-hal terbaik untuk para guru, baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun.

“Harapan besar para guru ada di PGRI. Karena PGRI ini adalah wadah untuk memperjuangkan kesejahteraan para guru,” katanya.

Wabup Sanggau dua periode ini menegaskan, kesejahteraan guru dimaksud bukan berarti PGRI yang memberi berupa uang langsung. Akan tetapi melalui kebijakan-kebijakan yang disinergikan dengan kebijakan pemerintah.

Sementara itu, Ketua PGRI Provinsi Kalbar Samiun menyampaikan, rapat tahunan ini seyogyanya dilaksanakan di tahun 2020 lalu. Namun karena dalam situasi pandemi Covid-19, sehingga baru bisa dilaksanakan di tahun 2021.

“Dan di tahun 2021 ini, PGRI Sanggau juga akan melaksanakan konferensi kerja kedua. Melalui konferensi kerja ini dilakukan evaluasi apa-apa saja yang sudah dilakukan PGRI, termasuk koordinasi dan konsolidasi pengurus, mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat kecamatan,” jelasnya.

Samiun kemudian mengingatkan kepengurusan yang sudah dibentuk segera bergerak dan berbuat.

“PGRI ini mitra strategis pemerintah yang tidak bisa kita pungkiri. Seperti yang disampaikan pak Wakil Bupati bahwa kesejahteraan itu tidak hanya berbentuk finansial. Akan tetapi, keberpihakkan pemerintah juga merupakan bentuk kesejahteraan bagi teman-teman guru,” ujarnya.

Oleh karena itu, Samiun berharap agar semua peraturan dan regulasi berpihak pada guru dan guru jangan ditekan, dipersulit, apalagi sampai membuat resah.

“Karena guru merupakan ujung tombak membangun bangsa ini. Bangsa ini bisa bangun, bergerak dan hebat karena pendidikan yang dilakukan oleh teman-teman guru,” tutupnya. (jul)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda