Sanggau post authorKiwi 25 November 2021

Sudah di-SP3, PT QAM Minta Toleransi terkait Pengelolaan Limbah Ban Bekas

Photo of Sudah di-SP3, PT QAM Minta Toleransi terkait Pengelolaan Limbah Ban Bekas Agus Sukanto

SANGGAU, SP - Komisi Penilai Amdal (KPA) Kabupaten Sanggau telah menggeluarkan surat peringatan ketiga atau SP3 kepada PT Quatra Algis Mining (QAM). Perusahaan tambang bauksit yang beroperasi di Desa Meranggau, Kecamatan Meliau itu diberikan SP3 terkait pengelolaan limbah B3 berupa ban bekas.

“Mereka (PT QAM) minta toleransi hingga Desember 2021. Nanti kita lihat apakah mereka memenuhi janjinya atau tidak,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Sanggau Agus Sukanto kepada wartawan, baru-baru ini.

Ia berjanji, dalam waktu dekat akan kembali memanggil pihak perusahaan untuk dimintai klarifikasi terkait limbah B 3 berupa ban bekas yang belum dikelola. “Nanti kami akan panggil lagi pihak PT QAM. Kalau mereka berkeras tidak segera mengelola limbahnya, terpaksa kami serahkan penanganannya ke Gakum KLHK,” tegas Agus.

Menurut dia, bagi perusahaan yang sudah dijatuhi SP 3 berdasarkan Undang-undang Cipta Kerja mengutamakan penerapan sanksi administratif sebagai bentuk pelaksanaan ultimum remedium. Artinya, diberikan sanksi administrasi tapi belum sanksi pidana atau perdata. “SP 3 ini bentuk sanksi adninistrasi, tapi nanti kita lihat perkembangannya. Bisa saja mengarah ke pidana, tergantung sikap perusahaan apakah bandel atau tidak,” kata Agus.

Oleh karena itu, ia mengingatkan pihak perusahaan agar segera menindaklanjuti rekomendasi yang telah dikeluarkan tim KPA Kabupaten Sanggau. “Jadi saya minta mereka segera kemasi limbah ban dan lain-lainnya itu. Kalau mau dijual, ya jual secepatnya, jangan sampai merusak lingkungan,” pungkas Agus. (jul)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda