Sanggau post authorKiwi 27 Januari 2021 76

BAB Masih Sembarangan, 40 Persen Warga Kapuas Tak Punya Jamban

Photo of BAB Masih Sembarangan, 40 Persen Warga Kapuas Tak Punya Jamban Ilustrasi

SANGGAU, SP - Belum semua warga Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau punya kesadaran mengenai pentingnya memiliki jamban. Saat ini, baru sekitar 60 persen warga di wilayah tersebut memiliki jamban keluarga.

"Masih ada sekitar 40 persen rumah penduduk di Kecamatan Kapuas tidak memiliki jamban keluarga," kata Camat Kapuas, Jemain kepada wartawan, usai Rakor Satgas Percepatan Penanganan Stunting dan Open Defecation Free (ODF) atau Bebas Buang Air Besar (BAB) Sembarangan di Aula Kantor Camat Kapuas, Selasa (26/1).

Padahal, menurut dia, persoalan stunting berkaitan erat dengan sanitasi dan kecukupan gizi. "70 persen itu disebabkan karena sanitasi. Di Kecamatan Kapuas ini baru 60 persen rumah yang punya jamban keluarga, 40 persennya kalau buang air besar masih sembarangan, ini masalahnya," ujar Jemain.

Persoalan BAB sembarangan, lanjut Jemain, menjadi masalah kebiasaan yang sudah turun temurun. Kebiasaan itu yang terbawa sampai sekarang, sehingga pada tahun 2021 ini persentase rumah yang memiliki jamban keluarga baru berkisar 60 persen.

Untuk mengubah kebiasaan masyarakat tersebut, Jemain menyebut, tidak bisa hanya dari pemerintah kecamatan saja. Edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat berperilaku sehat dengan sanitasi yang baik, membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

"60 persen itu dari 20 desa dan enam kelurahan di Kecamatan Kapuas. Sebagian yang belum punya jamban keluarga itu di desa-desa. Bahkan yang mirisnya itu, di kelurahan juga masih ada rumah warga yang tidak punya jamban," ungkapnya.

Jemain menambahkan, Kecamatan Kapuas membentuk Satgas Percepatan Penanganan Stunting dan ODF yang terdiri dari lintas elemen. Satgas ini diharapkan bisa menurunkan angka stunting, dan juga meningkatkan kepemilikan jamban keluarga. "Kita targetkan itu tiap-tiap desa dan kelurahan sedikitnya ada tiga rumah yang bisa menjadi percontohan kepemilikan jamban sehat," tutupnya.(jul/yun)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda