Sanggau post authorKiwi 27 September 2021

Pengurus Pemuda Katolik Komcab Sanggau Dilantik, Antonius: Ormas Partner Pemerintah Membangun Daerah

Photo of Pengurus Pemuda Katolik Komcab Sanggau Dilantik, Antonius: Ormas Partner Pemerintah Membangun Daerah Pelantikan Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Sanggau Periode 2021-2024 di Aula Kantor DPRD Sanggau, Sabtu (25/9) ditandai dengan penyerahan bendera organisasi.

SANGGAU, SP – Keberadaan organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang tumbuh dan berkembang di wilayah Indonesia, sebagai partner bagi pemerintah dalam mensukseskan pembangunan.

Harapan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sanggau, Antonius saat menghadiri acara Pelantikan Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Sanggau Periode 2021-2024 di Aula Kantor DPRD Sanggau, Sabtu (25/9).

Pemuda Katolik, kata Antonius, bisa melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sesuai dengan yang sudah diatur dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

"Dan yang paling penting karena ini adalah bagian daripada ormas, tentu kita berharap keberadaan organisasi ini dalam kegiatannya sehari-hari, jangan sampai melakukan kegiatan yang tidak kita harapkan. Terutama melenceng dari ideologi bangsa kita," katanya.

Antonius menegaskan, keberadaan organisasi bukan musuhnya pemerintah daerah. "Kita berharap keberadaan organisasi apapun itu, adalah partner-nya pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Pelantikan Pengurus Pemuda Katolik Komcab Sanggau periode 2021-2024 dipimpin Sekretaris Pemuda Katolik Komda Kalbar Glorio Sanen. Usai dilantik, para pengurus langsung menggelar rapat pimpinan cabang (Rapimcab).

Adapun Ketua Pemuda Katolik Komcab Sanggau dijabat Hubertus V Wake, Sekretaris dijabat Florentina Novitasia, dan Bendahara dijabat Nova Tria Purwita Sari.

Dalam sambutannya, Sekretaris Pemuda Katolik Komda Kalbar Glorio Sanen berpesan, agar Pemuda Katolik Komcab Sanggau bisa memberikan kontribusi nyata kepada gereja dan negara.

"Harapannya dalam proses Rapimcab ini kader-kader mengeluarkan ide gagasan terkait dengan bagaimana mekanisme penyelenggaraan organisasi ke depan. Terlebih kita sedang menghadapi pendemi Covid-19, dan memulai dengan kehidupan yang baru atau new normal," ucapnya.

Sanen menyebut, dalam hal berorganisasi tentu mengalami dinamika-dinamika yang harus disesuaikan dengan kondisi yang ada saat ini. Pemuda Katolik secara nasional mengadopsi semboyan yang disampaikan oleh Mgr Albertus Soegijapranata.

"Yang mana beliau mengatakan 100 persen Katolik, 100 persen Indonesia. Tentunya semboyan tersebut menunjukan sikap bagi seluruh kader Pemuda Katolik agar betul-betul menjadi seorang Katolik yang nasionalisme. Jadi kader Pemuda Katolik harus memiliki nilai-nilai nasionalisme dalam rangka untuk memberikan kontribusi kepada gereja dan Tanah Air," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komcab Sanggau Hubertus V Wake mengatakan, pengembangan sumber daya manusia (SDM) akan menjadi fokus dalam program kerja pihaknya ke depan. Ini sesuai rekomendasi hasil Muskomcab yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

"Mulai dari kursus-kursus pelatihan, baik kepemimpinan sampai kepada ekonomi kreatif. Kita akan coba galakkan. Disamping itu kerja-kerja sosial juga kita akan tetap lakukan," imbuhnya.

Kemudian, dalam rangka percepatan vaksin Covid-19, pihaknya juga siap berkerjasama dengan pemerintah dan TNI, Polri untuk percepatan serbuan vaksin.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat, juga rencana kerja kita ini bisa terlaksana bersama TNI, Polri dalam pelaksanaan vaksin," katanya.

Selain itu juga terkait dengan kebutuhan darah, Pemuda Katolik Komcab Sanggau selalu berkerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Sanggau dalam pelaksanaan donor darah.

"Kali ini juga kita akan push lagi untuk bisa berkerjasama dengan PMI Sanggau, supaya ketersediaan darah di Kabupaten Sanggau bisa terpenuhi melalui Pemuda Katolik," tutur Wake.(jul)

 

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda