Sanggau post authorKiwi 30 Juli 2020 81

Zona Kuning Covid-19, Sanggau Belum Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Photo of Zona Kuning Covid-19, Sanggau Belum Gelar Pembelajaran Tatap Muka Ilustrasi

Sanggau, SP - Semua jenjang satuan pendidikan, mulai dari SMK/SMA hingga TK/PAUD di Bumi Daranante, julukan Kabupaten Sanggau belum menggelar pembelajaran tatap muka per 1 Agustus 2020. Sebab, hingga saat ini Kabupaten Sanggau masih berada di zona kuning penyebaran Virus Corona atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

“Kita tidak bisa memutuskan sendiri, walaupun kewenangan ada. Kita patuh dengan SKB (Surat Keputusan Bersama, red) 4 menteri, yang mengatur sekolah bagaimana tatap muka. Dan juga Surat Edaran (SE) Gubernur Kalbar yang melihat secara utuh Kalimantan Barat,” kata Bupati Sanggau, Paolus Hadi (PH) kepada wartawan, usai penyerahan secara simbolis hewan kurban Iduladha di Kantor Bupati Sanggau, Rabu (29/7).

Bupati menyebut, Sanggau memang saat ini sudah nol kasus positif Covid-19, namun karena banyak kriteria yang menjadi penentu kriteria zona, Sanggau masuk zona kuning atau zona risiko rendah. Mengacu SKB 4 menteri tersebut, satuan pendidikan yang berada di zona kuning, oranye dan merah dilarang melakukan pembelajaran tatap muka, tetap melanjutkan kegiatan belajar dari rumah (BDR).

“Saya sudah berkoordinasi dan lapor ke pak Gubernur, bahwa Sanggau saya minta belum melaksanakan pembelajaran tatap muka, baik jenjang SMA/SMK hingga PAUD. Jadi 1 Agustus 2020, Sanggau belum (melaksanakan pembelajaran tatap muka),” ujar PH.

Kemudian, Bupati melanjutkan, menindaklanjuti SKB 4 menteri tersebut, Gubenur Kalbar juga sudah mengeluarkan SE tentang Pelaksanaan Pembelajaran Tatanan Normal Baru Pada Satuan Pendidikan Terkait Masa Pandemi Covid-19.

Dalam SE tersebut, dibeberkan PH, banyak persyaratan yang harus dipenuhi terkait penerapan protokol kesehatan secara ketat dan termonitor. Salah satunya, melakukan pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) swab test bagi pendidik dan tenaga kependidikan yang dilakukan Dinas Kesehatan.

“Kita sudah mulai mempersiapkan apabila kita memang go untuk pembelajaran tatap muka. Yang penting, salah satu kriterianya adalah bagaimana memastikan para guru tidak terkonfirmasi positif, begitu juga dengan peserta didiknya. Untuk itu, caranya harus dilakukan pemeriksaan swab,” pungkas PH.

Boleh Memilih Tetap Belajar Dari Rumah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau, Sudarsono mengatakan, bagi satuan pendidikan yang berada di zona hijau dan telah memulai pembelajaran tatap muka, orangtua atau wali peserta didik tetap dapat memilih untuk melanjutkan belajar dari rumah (BDR) bagi anaknya.

“Kalaupun nanti sekolah sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap mua setelah memenuhi semua daftar periksa, orangtua atau wali siswa juga berhak memutuskan anaknya ikut belajar tatap muka atau tetap tidak. Ketentuan ini mengacu SKB 4 menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021di Masa Pandemi Covid-19,” katanya, Rabu (29/7).

Pembelajaran tatap muka, lanjut Sudarsono, akan dilakukan secara bertahap. “Kita lakukan di dalam kota Sanggau dulu secara berjenjang. Jika dalam proses pembelajaran tatap muka ada guru atau siswa tertular Covid-19, maka sekolah tersebut akan kita tutup kembali,” ujarnya.

Untuk fasilitas penerapan protokol kesehatan secara ketat di sekolah, Sudarsono menambahkan, akan disiapkan masing-masing sekolah. “Cadangan masker, sanitasi tempat cuci tangan dengan air mengalir beserta sabun tangan, alat pengukur suhu tubuh dan disinfektan disiapkan oleh sekolah melalui dana BOS,” tutupnya.(jul/yun)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda