Sanggau post authorBob 30 Juni 2020 143

Tali Layang-layang Membawa Petaka, Leher Pengendara Sepeda Motor Luka Parah

Photo of Tali Layang-layang Membawa Petaka, Leher Pengendara Sepeda Motor Luka Parah TERJERAT TALI - Sujiman, korban terjerat tali layang-layang mendapat penanganan medis di RSUD MTh Djaman Sanggau, Selasa (30/6).                                  Ist

Benang layang-layang kembali memakan korban. Kali ini terjadi di Jalan Raya Sei Bongkok, Kelurahan Tanjung Kapuas, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau. Korbannya, Sujiman (63), warga Kabupaten Sintang yang sedang mengendarai sepeda motor. 

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka serius di bagian leher. Warga Jalan Masuka I, Kelurahan Mengkurai, Kecamatan Sintang ini pun harus dioperasi oleh tim medis RSUD MTh Djaman Sanggau.

Kapolsek Kapuas, Iptu Sukuswandi membenarkan kejadian tersebut. Korban merupakan warga Kabupaten Sintang. “Kejadiannya tadi siang (kemarin, red) sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan Sei Bongkok, Kelurahan Tanjung Kapuas,” katanya, Selasa (30/6).

Kapolsek menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat korban yang berboncengan dengan keponakannya, hendak pulang ke Kabupaten Sintang menggunakan sepeda motor jenis matik. Sesampainya di Sei Bongkok, korban mengalami kecelakaan akibat terkena benang layang-layang.

“Korban dari arah Sanggau menuju Sintang. Akibat benang layang-layang itu, korban menderita luka cukup dalam di leher. Selanjutnya dibawa ke RSUD MTh Djaman untuk mendapat penanganan medis. Korban dalam keadaan sadar,” terang Sukuswandi.

Menanggapi kejadian itu, Kasatpol PP Kabupaten Sanggau Victorianus berjanji, akan menindak tegas siapapun yang bermain layang-layang di tempat umum, termasuk di komplek pemukiman padat penduduk maupun jalan raya.

“Saya tegaskan kalau mereka berani bertanggungjawab akibat permainanan layang-layang mereka, apalagi sampai ada korban, kami silakan. Tapi kalau tidak berani tanggung jawab, kami bubarkan. Kami akan tegas terhadap siapapun yang mengganggu ketertiban umum,” ucapnya.

Victor mengaku, sudah memerintahkan anggotanya untuk melakukan patroli rutin di wilayah-wilayah yang dianggap menjadi tempat permainan layang-layang. “Senin (29/6) sore, kami membubarkan sekitar 700-an orang yang bermain layang-layang di dekat Simpang Sompu, tidak jauh dari SPBU. Layang-layang mereka kami sita dan kami bakar. Sepertinya mereka ini main layang-layang untuk judi,” ungkapnya.

Terpisah, Bupati Sanggau, Paolus Hadi (PH) mengaku prihatin atas kejadian yang menimpa warga Sintang tersebut. Ia berharap, kejadian serupa tak terulang, dan permainan layang-layang dilakukan di tempat yang aman.

“Bapak/ibu saudara/saudari hari ini (kemarin, red) ada kejadian yang menimbulkan korban akibat permainan layang-layang, dan kejadian itu sangat mengenaskan. Kita sedih melihat korban. Mudah-mudahan korban tidak ada masalah,” ucapnya, Selasa (30/6).

PH meminta dukungan untuk melakukan penertiban. “Kepada siapapun yang bermain layang-layang agar memilih tempat yang aman. Mohon dukungan untuk penertibannya. Karena sekarang tali layang-layang itu masuk ke jalan raya. Seharusnya tidak ada tali layang-layang yang masuk ke jalan raya. Mainlah di tempat lapang yang memang aman untuk main,” tutupnya. (jul/yun)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda