Sekadau post authorKiwi 18 Mei 2020 51

Stok Sembako di Sekadau Cukup Jelang Lebaran

Photo of Stok Sembako di Sekadau Cukup Jelang Lebaran Ilustrasi

SEKADAU, SP – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah, stok dan pasokan sembako di Kabupaten Sekadau dipastikan tercukupi. Pelaku usaha diimbau tidak melakukan penimbunan dan menaikkan harga.

Kepastian stok dan pasokan diperoleh setelah petugas lintas instansi Pemkab dan Kepolisian Resor (Polres) Sekadau melaksanakan pemantauan kondisi pasokan kebutuhan pokok di beberapa distributor di ibukota Kecamatan Sekadau Hilir.

Dari beberapa gudang, didapati pasokan meningkat jelang Hari Raya Idulfitri.

“Kita dapat pasokan, lumayan lancar lah dikirim dari Pontianak,” ujar Henki, pemilik gudang di Jalan Merdeka Barat saat disidak petugas, Jumat (15/5) pagi.

Di gudang ini, kata dia, sudah masuk pasokan gula sebanyak 19 ton, beras 2 ton, 330 ikat telur, 50 karung kacang tanah dan 25 karung kacang hijau.

Begitu pula ketersediaan sembako di distributor Kapuas Sentosa. Pemilik usaha mengaku telah menerima pasokan gula sebanyak 18 ton, beras 13 ton, terigu 5,6 ton dan margarin 40 dus.

“Datangya pekan ini, nanti jelang hari raya bisa bertambah pasokan,” ungkap Ahong, pemilik gudang.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan melalui Kepala Bidang Perdagangan, Jihon mengaskan, sampai saat ini tidak ada kelangkaan pasokan sembako di Kabupaten Sekadau.

“Kita lihat langsung ke gudang. Jadi kalau ada statement yang bilang ada kelangkaan, itu belum bisa dibenarkan. Kami yang cek langsung ke lapangan,” ungkap Jihon.

Bahkan menurut Jihon, pasokan sembako ke Kabupaten Sekadau di tingkat distributor masih dalam kondisi banyak, karena mulai meningkatnya permintaan konsumen di tingkat pedagang jelang Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah.

Dijelaskan Jihon, pasokan sembako kepada distributor di Kabupaten Sekadau diyakini lancar selama arus transportasi tidak terhambat oleh berbagai faktor jelang hari besar keagamaan dan pandemi Covid-19.

“Pasar murah jelang lebaran ditiadakan, ini merujuk protokol kesehatan, Maklumat Kapolri dan imbauan Bupati Sekadau yang tidak diperbolehkan adanya kegiatan bersifat pengumpulan massa untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19,” beber dia.

Dia berharap, pedagang tidak melakukan pengambilan keuntungan yang berlebihan dalam situasi Covid-19 saat ini dan menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Kami tetap melakukan pemantauan, rutinitas pengecekan ketersedian barang di gudang, serta harga kebutuhan pokok setiap pekan,” tutup Jihon.

Pantauan ketersedian bahan pokok dipimpin Jihon selaku Kabid Perdagangan dan diikuti petugas perdagangan, serta Plt Kasi Distribusi dan Cadangan Pangan Sri Seniarni SP, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan, serta Kanit Ekonomi Sat Intelkam Kepolisian Resor Sekadau. Sebanyak tujuh gudang distributor sembako bersakala besar di Kabupaten Sekadau disidak petugas. (akh/yun)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda