Sekadau post authorBob 19 September 2020 83

Timbulkan Korban Bayi Usia 6 Bulan, Warga Diharap Waspada Meluasnya Banjir Sekadau

Photo of Timbulkan Korban Bayi Usia 6 Bulan, Warga Diharap Waspada Meluasnya Banjir Sekadau CEK BANJIR - Tim BPBD Kabupaten Sekadau mengecek wilayah banjir di Sekadau. Ist 

SEKADAU, SP - Banjir yang melanda sejumlah daerah di Kabupaten Sekadau, sejak beberapa hari terakhir telah menelan korban jiwa. Seorang bayi berusia 6 bulan tewas setelah tercebur ke genangan banjir, pada Jumat siang (18/9/2020).

Informasi yang didapat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Sekadau, bayi tersebut diketahui bernama Husna Elfina. Korban tenggelam di teras depan rumahnya yang tergenang banjir sekitar pukul 13.00 WIB.

“Rumah korban berada di Gang Nangka, Jalan Mereka Barat, RT 028/ RW 001,” kata Matius Jon, Kepala Pelaksana BPBD-PK Kabupaten Sekadau.

Jon menegaskan, pihaknya langsung menerjunkan tim begitu mengetahui kejadian tersebut. “Jasad korban sudah ditemukan,” paparnya.

Pihak BPBD-PK tidak menguraikan secara detail kronologis tenggelamnya korban. Namun informasi yang didapat, keluarga bersama warga sekitar langsung melakukan pencarian begitu mengetahui korban terjatuh ke genangan banjir.

Saat ditemukan, bayi sempat dibawa ke tim medis. Namun takdir berkata lain. Nyawa korban tidak bisa diselamatkan. 

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sekadau, Zainal mengimbau masyarakat yang terdampak banjir untuk tetap waspada terhadap banjir susulan.

Politisi Golkar ini menegaskan, masyarakat harus tetap waspada dengan segala kemungkinan yang terjadi.

Dewan Sekadau Imbau Masyarakat Tingkatkan Waspada Banjir Susulan ke dua, meski hingga kini belum ada musibah namun yang namanya bencana bisa terjadi setiap saat. 

"Dan tidak ada satu manusiapun yang mampu melihatnya, yang jelas kita harus waspada kiriman hujan dan banjir angin kencang bisa saja terjadi,” kata dia.

Zainal mengatakan, turunnya hujan yang terus menerus dengan intensitas tinggi memungkinkan terjadi bencana alam seperti banjir ini.

“Curah hujan di Kalimantan barat, sudah merata, lebih khusus di Sekadau setiap hari mendung dan malam harinya hujan disertai angina kencang. Warga tentu diminta untuk secara waspada,” tukasnya.

Hal itu ditegaskannya, karena sejumlah tempat di Sekadau setiap kali hujan deras terjadi banjir. Itu sebabnya diminta masyarakat waspada.

Selain itu, masyarakat yang tinggal di daerah bibir pantai sungai Kapuas diminta untuk meningkatkan kewaspadaan ditingkatkan sejak dini.

“Sebelum terjadi musibah bencana terjadi khususnya untuk anak-anak kecil, masyarakat yang tinggal bibir pantai sungai,” tutupnya. (akh)

 

 

 

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda