Sekadau post authorKiwi 01 Juli 2020 100

Polres Bekuk Warga Sanggau Edarkan Sabu di Sekadau

Photo of Polres Bekuk Warga Sanggau Edarkan Sabu di Sekadau NARKOTIKA - Kapolres Sekadau, AKBP Marupa Sagala SIK SH MH memimpin press release pengungkapan kasus tindak pidana narkotika jenis sabu pada Juni 2020 di Aula Bhayangkara Patriatama, Senin (29/6).

SEKADAU, SP – Polres Sekadau membekuk tiga warga Kabupaten Sanggau berinisial FP (31), LT (23) dan AG (31). Para pekerja di salah satu perusahaan di Kabupaten Sintang ini, kedapatan mengedarkan sabu di sekitaran Simpang 4 Kayu Lapis, Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir.

Tiga pelaku dan barang bukti ‘dipamerkan’ Polres Sekadau ketika menggelar press release pengungkapan kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di bulan Juni 2020. Press release di Aula Bhayangkara Patriatama dipimpin Kapolres Sekadau, AKBP Marupa Sagala SIK SH MH menerapkan protokol pencegahan Virus Corona atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Acara tersebut juga dihadiri KBO Sat Narkoba Polres Sekadau Ipda Belkis, Senin (29/6) pagi.

"Mereka diduga akan mengedarkan narkotika jenis sabu di Kabupaten Sekadau. Penangkapan dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya transaksi narkotika jenis sabu di sekitar Simpang 4 Kayu Lapis, Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir," ujar Kapolres.

Dari informasi tersebut, kata Marupa, aparat langsung melakukan penyelidikan, monitoring dan mengumpulkan bahan keterangan. "Senin (22/6) dini hari, FP dan LT diamankan petugas Sat Res Narkoba di sebuah warung makan di Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir saat melakukan transaksi sabu," paparnya.

Dijelaskannya, petugas disaksikan ketua lingkungan dan warga setempat melakukan pemeriksaan badan pelaku. FP dan LT kedapatan membawa sabu yang disimpan di dalam bungkus rokok.

"Di dalam bungkus rokok ditemukan plastik warna hitam berisi satu buah plastik klip transparan. Isinya kristal bening yang diduga sabu seberat 0,42 gram, dan diakui milik pelaku,” jelasnya.

Kemudian, beber Marupa, hasil dari pengembangan dilakukan penangkapan terhadap pelaku lainnya, AG. Dia diamankan di salah satu rumah kost di Kabupaten Sintang, Kamis (25/6) pukul 20.00 WIB.

"Barang bukti yang diamankan alat isap sabu, 1 buah sendok sabu terbuat dari potongan pipet plastik warna putih, korek api warna hijau, dan 1 unit handphone. Peran AG adalah mengambil barang (sabu, red) kemudian akan diedarkan oleh FP dan LT di Kabupaten Sekadau," bebernya.

Kapolres menegaskan, terhadap ketiga pelaku saat ini telah ditahan di Rutan Polres Sekadau dan ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan seluruh barang bukti dalam kasus ini telah diamankan Sat Res Narkoba.

"FP dan LT dikenakan Pasal 114 (1) dan Pasal 132 dan atau Pasal 112 (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimal 5 tahun. AG dikenakan Pasal 114 (1) Jo Pasal 132 (1) dan atau Pasal 112 (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimal 5 tahun," pungkasnya.(akh/yun)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda