Singkawang post authorKiwi 02 Desember 2020 5,808

Tubuh Bocah Perempuan Tewas Dipenuhi Bekas Benda Tumpul, Polres Singkawang Amankan Ibu Tiri

Photo of Tubuh Bocah Perempuan Tewas Dipenuhi Bekas Benda Tumpul, Polres Singkawang Amankan Ibu Tiri VIRAL - Postingan mengenai bocah 7 tahun yang meninggal tidak wajar viral di media sosial Facebook.   

SINGKAWANG, SP - Polres Singkawang terus menyelidiki tewasnya SL, bocah perempuan berusia 7 tahun yang tubuhnya dipenuhi bekas benda tumpul. Jasadnya tergeletak di dapur rumah di Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan, Rabu (25/11).

Penyelidikan dilakukan polisi, lantaran kasus tersebut diduga janggal dan telah viral di media sosial (Medsos).

"Kita sedang menyelidiki kasus tersebut, jadi mohon bersabar kepada rekan-rekan media. Karena apapun hasilnya nanti akan kita sampaikan ke publik," kata Kapolres Singkawang, AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo, Selasa (1/12).

Polres Singkawang sudah mengamankan seorang perempuan berinisial SS, yang merupakan ibu tiri korban, karena saat kejadian ibu tiri korban diduga sedang bersama korban di dalam rumah.

"Diamankannya ibu tiri korban, untuk memudahkan kita (polisi, red) dalam melakukan serangkaian penyelidikan," ujarnya.

Berdasarkan hasil visum yang dilakukan pihak rumah sakit, kata Kapolres, memang banyak ditemukan bekas benda tumpul pada bagian luar tubuh korban.

"Untuk memastikan apakah merupakan korban pembunuhan atau bukan, nanti akan kami sampaikan pada kesempatan berikutnya, mengenai fakta-fakta rangkaian penyelidikan yang kami laksanakan," ungkapnya.

Sementara itu, ayah kandung korban, Bun Ji Liong alias Susanto menceritakan kejadian yang menimpa anaknya tersebut.

"Sekitar pukul 18.30 WIB, saya sedang berada di rumah teman. Kemudian mendapat telepon dari istri yang mengatakan, kalau anak saya terjatuh di dapur," katanya.

Mendapat kabar tersebut, dia pun bergegas pulang dan mendapati anaknya sudah terbaring di depan TV di ruang keluarga.

"Istri saya nangis terus, saya langsung gendong dia (SL, red) mau bawa ke rumah sakit, tapi tetangga bilang ‘dia sudah pergi (meninggal,red)’," ujarnya.

Sontak, dia pun langsung bertanya kepada sang istri penyebab anaknya bisa terjatuh.

Dari pengakuan sang istri mengatakan, jika SL terpeleset saat hendak menyusun piring seusai makan.

"Dia kasi tahu saya begitu," ungkapnya.

Dia pun sempat memeriksa bagian mulut anaknya tersebut, dan mendapati darah di sekitar gigi anaknya.

Susanto juga mengungkapkan, kalau dirinya sempat merasa janggal dengan tingkah laku anaknya yang seolah-olah tidak ingin dekat-dekat dengan dirinya.

"Ada sekitar dua bulan lalu, saat saya pulang dari bekerja, saya sempat mendapati empat jari kuku tangan anak saya hilang. Lalu saya tanyakan ke istri. Tapi dia bilang kejepit di pintu, aku tanya SL juga jawab gitu," tuturnya.

Meski demikian, pengakuan sang istri dan anaknya sepertinya tak bisa diterima begitu saja oleh Susanto.

"Saya curiga, karena luka dari kejepit pintu tidak seperti itu," pungkasnya.

Maksimal Tegakkan Hukum

Ketua Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Kalimantan Barat, Eka Nurhayati mengatakan, Polres Singkawang sudah melakukan otopsi terhadap korban.

"Sedangkan ibu tirinya yang diduga sebagai pelaku sudah dilakukan penahanan," katanya.

Menurut Eka, proses hukum harus tetap dilaksanakan, mengingat sudah ada korban. Apalagi korban merupakan anak di bawah umur.

"Saya yakin Polres Singkawang pasti akan melakukan penegakan hukum dengan baik. Saya tidak meragukannya untuk Polres Singkawang," ujarnya.

Dia optimis jajaran Polres Singkawang akan bekerja secara maksimal untuk mengungkap kasus tersebut.

"Itu sudah terbukti, karena dari kasus-kasus anak yang pernah ditangani Polres Singkawang, semuanya mementingkan dan mengutamakan kepentingan anak dan mengacu UU Perlindungan Anak," ungkapnya.(rud/yun)

 

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda