Singkawang post authorKiwi 03 Juni 2020 99

Amankan Aset dan Tunggakan Rekening Pelanggan, PDAM-Kejari MoU Bidang Perdata dan TUN

Photo of Amankan Aset dan Tunggakan Rekening Pelanggan, PDAM-Kejari MoU Bidang Perdata dan TUN TANDA TANGAN - PDAM Gunung Poteng Singkawang dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Singkawang menandatangani naskah perjanjian kerjasama bidang Perdata dan Tata Usaha Negara di Aula Kantor Kejari Singkawang, Rabu (3/6)

SINGKAWANG, SP - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Gunung Poteng Singkawang bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Singkawang menandatangani naskah perjanjian kerjasama bidang perdata dan Tata Usaha Negara (TUN). Aset dan tunggakan rekening pelanggan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menjadi prioritas kerjasama tersebut.

"Perdata itu artinya, kami (Kejari, red) mulai hari ini (kemarin,red) sebagai Jaksa Pengacara Negara bertindak untuk dan atas nama PDAM Gunung Poteng Singkawang untuk mengamankan aset PDAM Gunung Poteng, dan meminimalisir kemungkinan kerugian yang terjadi oleh perbuatan pihak-pihak lain," kata Kepala Kejari Singkawang, Sinarta Sembiring usai penandatangan memorandum of understanding (MoU) di Aula Kantor Kejari Singkawang, Rabu (3/6).

Kejari Singkawang akan bertindak sebagai Jaksa Pengacara Negara mewakili PDAM Gunung Poteng Singkawang, baik di persidangan maupun diluar persidangan untuk kepentingan PDAM.

"Misalkan, ada aset PDAM Gunung Poteng Singkawang yang dikuasai pihak lain, maka kami akan mewakili pihak Gunung Poteng, agar aset tersebut bisa kembali ke PDAM. Kemudian, misalkan ada pelanggan air PDAM Gunung Poteng tidak membayar tagihan, maka kami atas nama PDAM Gunung Poteng Singkawang bisa menagih dan menyelesaikan tagihan tersebut," ujarnya.

Manfaat kerjasama ini, terang Kepala Kejari Singkawang, bagaimana supaya aset PDAM Gunung Poteng Singkawang yang mungkin dikuasai oleh pihak-pihak lain bisa dikembalikan. Kemudian, apabila ada pihak-pihak lain yang kiranya dapat merugikan PDAM, maka Kejari berupaya untuk meminimalisir, dan sedapat mungkin bisa mengembalikan kerugian tersebut.

Terlebih sementara ini, berdasarkan identifikasi pihaknya bersama Perumda Gunung Poteng Singkawang, ada satu persoalan aset yang dalam waktu dekat akan diserahkan penanganannya kepada Kejari Singkawang.

Meski berjanji dapat menyelesaikan permasalahan PDAM, Sinarta meminta PDAM Singkawang bisa menjadi pelayanan publik yang dapat memuaskan masyarakat.

"Disisi lain, PDAM juga bisa menguntungkan perusahaan dan Kota Singkawang," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Perumda Gunung Poteng Singkawang, Suriyandi mengatakan, kerjasama ini dijalin berdasarkan pengalaman yang sudah dilakukan sejumlah PDAM yang ada di beberapa daerah.

"Dari hasil identifikasi kami, memang ada beberapa aset PDAM yang saat ini mengalami permasalahan," katanya.

Sehingga melalui kerjasama yang dibangun dengan Kejari Singkawang, beberapa permasalahan itu akan didiskusikan.

"Artinya, mana permasalahan yang bisa diselesaikan secara mediasi, akan kita selesaikan dengan cara mediasi. Tetapi kalau memang harus dibawa ke jalur hukum, maka inilah pengacara kami," katanya.

Terkait dengan tunggakan rekening pelanggan, Suriyandi memprediksi nilainya mencapai Rp10-12 miliar. "Tapi secara angka akan kita teliti lebih lanjut lagi. Karena tunggakan tersebut sudah ada sejak PDAM Singkawang berdiri sekitar 10 tahun yang lalu," ujarnya.

Terkait dengan tunggakan rekening pelanggan, PDAM masih meminta petunjuk dari Kejari Singkawang, seperti apa solusinya nanti.

"Karena yang paham tentang aturan dan pedoman ada di Kejaksanaan Negeri Singkawang," ungkapnya.

Kalaupun ada aturan mengenai pemutihan (penghapusan) tunggakan, maka bisa saja dilakukan seperti itu.

"Tapi kalau memang tidak ada, sedangkan pelanggan yang bersangkutan masih menikmati air PDAM, tetapi tidak mau membayar, maka akan kita berikan kuasa khusus kepada Kejaksaan Negeri Singkawang untuk menagihnya," jelasnya.

Komitmen Bersama

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Singkawang, Sumastro ikut menyaksikan penandatanganan naskah perjanjian kerjasama bidang perdata dan TUN di Aula Kejari Singkawang, Rabu (3/6).

"Ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan air bersih di Kota Singkawang, dan akuntabilitas kinerja yang dijalankan Perumda Air Minum Gunung Poteng Singkawang," katanya.

Dia berharap, kerjasama yang dilakukan dapat membawa Perumda Air Minum Gunung Poteng Singkawang semakin maju, dan bisa memberikan pelayanan yang maksimal ke masyarakat.(rud/yun)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda