Singkawang post authorKiwi 06 Agustus 2020 197

Jelang Belajar Tatap Muka, SMA Negeri 1 Singkawang Swab Test 54 Guru dan 66  Siswa

Photo of Jelang Belajar Tatap Muka, SMA Negeri 1 Singkawang Swab Test 54 Guru dan 66  Siswa SWAB TEST - Sejumlah siswa SMA Negeri 1 Singkawang Kelas XII menjalani pemeriksaan swab test Covid-19, Rabu (5/8).

SINGKAWANG, SP - Jelang pelaksanaan proses belajar mengajar tatap muka di sekolah, ratusan guru dan siswa SMA Negeri 1 Singkawang khususnya Kelas XII melaksanakan swab test di SMA Negeri 1 Singkawang, Rabu (5/8).

Kepala Bidang (Kabid) P2P Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Kota Singkawang, Sri Sumiyati mengatakan, swab dilaksanakan menjelang proses belajar mengajar tatap muka di sekolah.

"Sehingga para guru dan seluruh siswa Kelas XII diwajibkan untuk mengikuti swab test," katanya.

Secara keseluruhan, baik guru maupun siswa yang menjalani swab test sekitar seratusan orang. Namun, hari ini Kamis (6/8) pelaksanaan swab test masih berlanjut, khusunya kepada guru dan siswa yang belum mengikuti.

"Sedangkan sample dari pemeriksaan ini akan pihaknya kirim ke Pontianak," ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Abdul Aziz Singkawang, Ruchanihadi mengatakan, untuk melaksanakan swab test terhadap gurus dan siswa pihaknya mengerahkan sebanyak 20 personel, sedangkan dari Dinas Kesehatan sebanyak 10 personel.

"Jadi totalnya ada sebanyak 30 personel," katanya.

Pelaksanaan swab test dilakukan dengan dua cara, yaitu khusus kepala sekolah, guru, penjaga sekolah dan penjaga kantin dilakukan swab PCR. Sedangkan siswanya dilakukan pemeriksaan dengan Rapid Antigen.

"Untuk pemeriksaan swab dengan PCR, samplenya akan dikirim ke Pontianak. Sedangkan pemeriksaan dengan Rapid Antigen sudah bisa diketahui pada hari ini (kemarin, red). Alhamdulilah, semua siswa yang menjalani pemeriksaan pada gelombang pertama hasilnya non reaktif," bebernya.

Jika memang hasilnya ada yang reaktif, namun tidak memiliki gejala, maka siswa tersebut disarankan untuk melakukan karantina mandiri di rumah.

"Kalaupun nanti hasil swab guru ada yang positif, namun tidak memiliki gejala, masih bisa dilakukan karantini mandiri di rumah. Nanti kita koordinasikan dengan Dinas Kesehatan. Jadi tidak perlu dilakukan isolasi," ujarnya.

Jangan Takut

Plh Kepala SMA Negeri 1 Singkawang, Anang Taufik Karunia mengatakan, swab yang dilakukan tidak terasa sakit, namun agak geli.

"Jadi tidak sesuai dengan isu yang beredar, jika swab itu sakit," ujarnya.

Sesuai jadwal, kata Anang, hampir semua guru dan siswa datang semua untuk menjalani pemeriksaan swab.

"Cuma dua orang guru saja yang tidak hadir karena berhalangan, tetapi Insya Allah besok (hari ini, red) pasti hadir karena hari terakhir pemeriksaan," ujarnya.

Jumlah guru yang melakukan pemeriksaan pada gelombang pertama sebanyak 56 orang, tapi yang hadir hanya 54  orang.

Sedangkan total semua siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Singkawang sebanyak 191 orang. Namun, siswa yang sudah menjalani pemeriksaan kemarin sebanyak 66 orang. Sisanya akan menjalani tes swab hari ini, Kamis (6/8), ditambah dua guru yang belum menjalani swab kemarin.

"Jadi jangan takut, karena yang kita lakukan adalah demi kesehatan," ungkapnya.

Mengenai kapan akan dimulai pelaksanaan proses belajar mengajar tatap muka di sekolah, Anang menegaskan, keputusan itu merupakan kewenangan Gubernur Kalbar.

"Intinya SMA Negeri 1 Singkawang yang sudah ditunjuk sebagai sekolah percontohan harus selalu siap," tegasnya.(rud/yun)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda